Diusir Camat Tamansari, Anak PAUD Tunas Bina Belajar di Musala

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 22 Oktober 2018 | 13:48 WIB
Diusir Camat Tamansari, Anak PAUD Tunas Bina Belajar di Musala
Para siswa dan siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tunas Bina Pinangsia atau PAUD Tunas Bina terpaksa belajar di musala. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Para siswa dan siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tunas Bina Pinangsia atau PAUD Tunas Bina terpaksa belajar di musala. Mereka digusur paksa dan diusir oleh Satpol PP Kecamatan Tamansari, Rabu (17/10/2018).

Kini melangsungkan kegiatan belajar mengajar sementara di musala Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Suara.com berkunjung ke lokasi kegiatan belajar mengajar, tampak bangku dan meja tersusun rapi di ruangan depan musala Kecamatan Tamansari. Begitu pula dokumen-dokumen tersusun dibagian pojok dekat meja pengajar PAUD. Sementara, Plang PAUD Tunas Bina Tergantung di bagian depan musala.

Proses kegitan belajar mengajar di musala Kecamatan Tamansari sejak Kamis (18/10/2018). Salah satu pengajar PAUD Tunas Bina, Heni Suhaini mengatakan pada saat eksekusi penggusuran seluruh perabotan kegitan belajar mengajar lansung dipindahkan ke musala Kecamatan.

"Hari Rabu itu juga ketika eksekusi itu, semua perabotan kegitan belajar mengajar si pindah kesini. Karena perintah Bapak Camat agar dipindah ke Masjid kecamatan saja. Mulai besoknya, hari kamis, kegiatan belajar mengajar sudah dimulai," ujar Heni saat ditemui di lokasi, Senin (22/10/2018).

Heni mengatakan pihaknya bersyukur telah mendapatkan tempat sementara agar kegitan belajar mengajar tetap dapat berlangsung. Hanya saja, dihari pertama menempati musala kecamatan, Heni menuturkan jika tempat tersebut kurang kondusif untuk kegitan berlangsungnya belajar mengajar.

"Saya melihat di hari pertama pindah memang agak kurang kondusif untuk anak-anak. Ya namanya juga kantor pelayanan publik, banyak yang hilir mudik. Tapi kami bersyukur sudah dapat tempat sementara," ujarnya.

Berjalannya waktu, hingga hari keempat penggunaan musala tersebut, Heni menuturkan jika anak-anak PAUD sudah mulai fokus belajar di tempat tersebut. Dirinya mengatakan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, pintu depan musala di tutup agar terciptanya kondisi yang kondusif.

"Kalau belajar kita tutup pintu musala, jadi anak-anak fokus dan menghadap ke arah belakang. Kalau menghadap ke arah depan pasti anak-anak lihat aktivitas di sekitar kantor kecamatan. Namanya juga perkantoran, setiap hari pasti ada aktvitas. Alhamdulillah anak-anak tidak terganggu. Mereka fokus kok," pungkasnya.

Untuk diketahui, beredar sebuah video yang menunjukkan penggusuran paksa oleh Satpol PP di PAUD Tunas Bina di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Puluhan pelajar yang sedang belajar dipaksa keluar dari gedung sekolah sembari membawa kursi.

baca juga

Para orang tua pelajar yang mendampingi anaknya berusaha meminta petugas agar penggusuran dilakukan setelah kegiatan belajar selesai. Namun, petugas tidak mengindahkan hal itu sehingga penggusuran tetap dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Anak PAUD Tunas Bina Pinangsia Diusir Lurah Tamansari

Kronologis Anak PAUD Tunas Bina Pinangsia Diusir Lurah Tamansari

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 13:32 WIB

Diskotek Old City Jakarta Akan Ditutup Permanen Jika...

Diskotek Old City Jakarta Akan Ditutup Permanen Jika...

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 06:31 WIB

Dicopot Anies, Camat Tamansari: Sudah Politis

Dicopot Anies, Camat Tamansari: Sudah Politis

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 19:29 WIB

Gusur PAUD di Jam Pelajaran, Camat Tamansari Dicopot Anies

Gusur PAUD di Jam Pelajaran, Camat Tamansari Dicopot Anies

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 11:49 WIB

Nyabu Bareng Cewek di Hotel, Anggota DPRD NTT Diciduk Polisi

Nyabu Bareng Cewek di Hotel, Anggota DPRD NTT Diciduk Polisi

News | Rabu, 26 September 2018 | 11:03 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×