Banser Bakar Bendera Tauhid, Sandiaga: Jangan Terprovokasi

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:12 WIB
Banser Bakar Bendera Tauhid, Sandiaga: Jangan Terprovokasi
Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno usai menghadiri pangajian di Masjid Tangkuban Perahu, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018). (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno meminta masyarakat tidak terpancing provokasi atas insiden pembakaran bendera berkalimat tauhid oleh oknum Banser NU di Garut. Sandiaga yakin aparat keamanan dapat menangani masalah tersebut.

Pernyataan Sandiaga merujuk kepada beredarnya sebuah video yang ramai dibicarakan di sosial media. Video itu menayangkan aksi sekelompok pemuda berseragam Banser NU tengah membakar bendera hitam berlafaz tauhid.

"Saya minta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi. Biarkan aparat hukum yang menangani dan masyarakat yang menilai sendiri," kata Sandiaga di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2018).

Namun Sandiaga enggan berkomentar lebih dalam terkait adanya aksi pembakaran tersebut. Pasalnya, aksi tersebur dinilainya bukan termasuk ke dalam isu utama yang dibawa Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Sandiaga meminta kepada seluruh pihak untuk tidak menyampaikan komentar yang malah membuat provokasi. Ia menyerahkan masalah tersebut kepada pihak keamanan yang dipercayainya dapat menyelesaikan masalah insiden pembakaran bendera tauhid itu.

"Saya nggak ingin berkomentar karena akan menimbulkan provokasi. Semua cool, sejuk, jangan menambah statement yang malah tambah membuat panas. Ini bukan isu utama Prabowo-Sandiaga. Kami percaya aparat hukum bakal sangat sigap bertindak," pungkasnya.

Untuk diketahui, beredar sebuah video yang menampilkan aksi pembakaran bendera hitam yang disebut bertuliskan kalimat tauhid. Dari informasi yang beredar, pembakaran itu dilakukan oleh anggota Banser NU Garut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ide Debat Capres di Kampus, Timses Jokowi: UU Melarang

Ide Debat Capres di Kampus, Timses Jokowi: UU Melarang

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 23:10 WIB

Budiman Sudjatmiko: yang Disampaikan Sandiaga Tidak Gentle

Budiman Sudjatmiko: yang Disampaikan Sandiaga Tidak Gentle

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 22:43 WIB

Alumni 212 Geram Bendera Kalimat Tauhid Dibakar Banser NU

Alumni 212 Geram Bendera Kalimat Tauhid Dibakar Banser NU

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 21:31 WIB

Bendera Tauhid Dibakar, MUI: Kalau Tak Bisa Jaga Baiknya Begitu

Bendera Tauhid Dibakar, MUI: Kalau Tak Bisa Jaga Baiknya Begitu

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 21:07 WIB

Pemkab Garut Pakai Perda Maksiat untuk Razia LGBT

Pemkab Garut Pakai Perda Maksiat untuk Razia LGBT

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 21:04 WIB

Terkini

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

News | Senin, 02 November 2026 | 17:57 WIB

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:56 WIB

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 17:54 WIB

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 17:46 WIB

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

News | Senin, 02 November 2026 | 17:41 WIB

×