Aksi Banser Bakar Bendera Tauhid, Begini Kata Gus Yaqut

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:28 WIB
Aksi Banser Bakar Bendera Tauhid, Begini Kata Gus Yaqut
Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Coumas. [Ansor News]

Suara.com - Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyangkal ada pembiaran terhadap anggota Banser NU yang terekam video membakar bendera tauhid di acara perayaan Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat pada Minggu (21/10/2018).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu, aksi membakar bendera tauhid tersebut dilakukan secara spontan. Ia pun menyayangkan adanya aksi pembakaran bendera berlafaz tauhid tersebut.

"Anak-anak itu membakar secara spontan. Dan kami sangat menyayangkan kejadian itu," kata Gus Yaqut kepada Suara.com, Selasa (23/8/2018).

Di berbagai media Gus Yaqut sempat menjelaskan bahwa yang dibakar oleh anggota Banser NU tersebut ialah bendera yang seringkali digunakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Namun saat dikonfirmasi ulang oleh Suara.com, Gus Yaqut menyebut bendera itu seringkali terlihat dipakai HTI.

"Soal benar atau tidak, bendera itu yang selalu digunakan HTI di setiap kegiatan mereka. Banyak jejak digitalnya," ujar dia.

Gus Yaqut pun mengungkapkan bahwa GP Ansor sudah memiliki prosedur tetap (protap) apabila menemukan bendera HTI.

"Jika menemukan simbol HTI supaya didokumentasi, lalu diserahkan ke aparat kepolisian," kata dia.

Dengan adanya aksi di luar kendali GP Ansor, anggota-anggota yang diketahui telah membakar bendera yang diklaim sering digunakan oleh HTI telah diserahkan ke pihak kepolisian.

"Kita serahkan proses hukum. Yang melakukan sedang dimintai keterangan di kepolisian," pungkasnya.

baca juga

Untuk diketahui, telah beredar sebuah video yang menampilkan aksi pembakaran bendera hitam dengan kalimat tauhid. Pelaku-pelaku pembakaran bendera itu terlihat jelas menggunakan seragam Banser NU.

Pembakaran bendera tersebut terjadi pada acara peringatan Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat, Minggu (20/8/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banser Bakar Bendera Tauhid, Sandiaga: Jangan Terprovokasi

Banser Bakar Bendera Tauhid, Sandiaga: Jangan Terprovokasi

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:12 WIB

Aksi Cucu Jokowi Bikin Kewalahan Paspampres Saat Hari Santri

Aksi Cucu Jokowi Bikin Kewalahan Paspampres Saat Hari Santri

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 10:38 WIB

Alumni 212 Geram Bendera Kalimat Tauhid Dibakar Banser NU

Alumni 212 Geram Bendera Kalimat Tauhid Dibakar Banser NU

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 21:31 WIB

Bendera Tauhid Dibakar, MUI: Kalau Tak Bisa Jaga Baiknya Begitu

Bendera Tauhid Dibakar, MUI: Kalau Tak Bisa Jaga Baiknya Begitu

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 21:07 WIB

Pemkab Garut Pakai Perda Maksiat untuk Razia LGBT

Pemkab Garut Pakai Perda Maksiat untuk Razia LGBT

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 21:04 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×