Pelaku Pembakar Bendera Tauhid Minta Maaf, Begini Reaksi MUI

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 24 Oktober 2018 | 11:43 WIB
Pelaku Pembakar Bendera Tauhid Minta Maaf, Begini Reaksi MUI
Wakil Ketua MUI Umum MUI Zainut Tauhid. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, pihaknya memahami permintaan maaf ketiga pelaku pembakaran bendera tauhid. Diketahui, ketiga pelaku tersebut sudah mengakui kesalahannya, karena membakar bendera kalimat tauhid yang dianggap sebagai bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"MUI dapat memahami permohonan maaf tiga orang pelaku pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid. Pelaku menyadari kesalahannya karena telah membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid yang mereka kira sebagai bendera ormas HTI yang sudah dilarang oleh pemerintah," ujar Zainut dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/10/2018).

Menurut Zainut, ketiga pelaku membakar bendera tauhid itu spontanitas tanpa adanya koordinasi dengan pimpinannya. Karena itu, aksi pembakaran yang diduga dilakukan anggota Banser NU murni spontanitas.

"Perbuatannya itu dilakukan secara spontanitas dan tanpa ada koordinasi dengan pimpinan di atasnya sehingga perbuatan tersebut adalah murni atas inisiatifnya sendiri," kata dia.

Zainut pun mengajak semua pihak untuk dapat memaafkan para pelaku atas kekhilafan karena membakar bendera yang dianggap para pelaku merupakan bendera HTI. Meski demikian, ia meminta aparat kepolisian untuk terus menyelidiki kasus tersebut.

"Meskipun demikian tidak berarti menghentikan proses hukumnya. Untuk hal tersebut MUI meminta kepada pihak kepolisian untuk terus mendalami dan menyelidiki kasus ini secara sungguh-sungguh untuk mengetahui motif para pelakunya dan mengembangkan kasusnya untuk mengetahui para pihak yang memicu terjadinya konflik dan kegaduhan di tengah masyarakat," paparnya.

MUI juga mengimbau kepada semua komponen bangsa untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap segala bentuk provokasi, hasutan dan fitnah dari pihak-pihak yang ingin membuat perpecahan di kalangan umat Islam dan bangsa Indonesia.

Zainut juga meminta aparat kepolisian mengambil tindakan hukum untuk meredam terjadinya gejolak sosial.

Sebelumnya Polres Garut sudah mengamankan tiga pelaku yang diduga membakar bendera tauhid. Ketiga pelaku juga menyampaikan permohonan maaf karena melakukan aksi tersebut.

baca juga

Aparat kepolisian juga masih memburu pelaku lainnnya yang diduga terlibat dalam pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Insiden Bendera Tauhid, GP Ansor akan Beri Pernyataan Resmi

Insiden Bendera Tauhid, GP Ansor akan Beri Pernyataan Resmi

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 10:19 WIB

Kapolda Sebut Aksi Bela Tauhid Bukan Unjuk Rasa Tapi Doa Bersama

Kapolda Sebut Aksi Bela Tauhid Bukan Unjuk Rasa Tapi Doa Bersama

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 09:18 WIB

Aksi Bela Tauhid, 100 Organisasi Islam Turun ke Jalan Hari Ini

Aksi Bela Tauhid, 100 Organisasi Islam Turun ke Jalan Hari Ini

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:15 WIB

Pagar Nusa NU: Banser Tidak Membakar Bendera Tauhid

Pagar Nusa NU: Banser Tidak Membakar Bendera Tauhid

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 21:01 WIB

4 Seleb Ini Murka atas Insiden Pembakaran Bendera Tauhid

4 Seleb Ini Murka atas Insiden Pembakaran Bendera Tauhid

Entertainment | Selasa, 23 Oktober 2018 | 20:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×