Ikut Penyisiran, Polisi Bekasi Berharap Ada Korban Hidup Lion Air

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 30 Oktober 2018 | 16:17 WIB
Ikut Penyisiran, Polisi Bekasi Berharap Ada Korban Hidup Lion Air
Ilustrasi pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). [Suara.com/Aldie Syaf Buana]

Suara.com - Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi ikut melakukan pencarian serpihan pesawat dan korban Lion Air JT - 610 dengan rute penerbangan Jakarta - Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Tajung Karawang, Karawang, Jawa Barat. Pencarian yang dilakuakn  petugas Polsek Muara Gembong  ini difokuskan di perairan Muara Bendera dan perairan Karawang Utara, Kabupaten Bekasi.

"Kalau ditemukan korban, akan kita bawa ke Polsek Muara Gembong, setelah itu kita bawa Mabes Polri," kata Kapolres Metro Bekasi Kombespol Candra Sukma Kumar, Selasa (30/10/2018).

Candra menerangkan, pihaknya tidak melihat posisi hilangnya pesawat yang mengangkut 189 orang. Apabila dalam penyisiran ditemukan korban maupun puing pesawat, maka akan langsung dievakuasi.

"Kita berharap ada korban hidup, nanti akan kita evakuasi ke RSUD Karawang, maupun RSUD Bekasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, Polsek Muara Gembong juga mendirikan posko dan menyiagakan tiga unit mobil ambulans untuk evakuasi apabila ditemukan korban dalam pencarian.

Sementara, pemerintah Kabupaten Bekasi juga ikut melakukan pencarian puing pesawat dan korban Lion Air. Namun pencarian dilakukan di jalur darat menuju Pantai Pakis Karawang dan jalur laut di Kecamatan Muaragembong.

Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan telah mengintruksikan seluruh jajaran terkait untuk terjun ke lokasi musibah jatuhnya pesawat. Sebanyak 15 ambulans dikirim ke Pantai Pakis Karawang untuk bersiaga membawa korban. Pantai Pakis dinilai menjadi daratan paling dekat dengan titik pesawat jatuh.

"Ambulans sudah diberangkatkan semua," kata Eka.

Menurut Eka, semua ambulans berasal dari rumah sakit umum di Kabupaten Bekasi serta sejumlah Puskesmas.

baca juga

“Kita fokus di Pantai Pakis. Karena Pemprov Jabar juga telah menetapkan pantai itu menjadi posko evakuasi korban pesawat Lion Air JT 610,” katanya.

Selain itu, sebanyak 12 personel BPBD Kabupaten Bekasi telah diberangkatkan menuju lokasi jatuhnya pesawat. Tim tersebut membawa tiga buah perahu penyelamat dan sejumlah tenda darurat.

“Di lokasi personel kita stand by sambil menunggu arahan tim pusat, kita back up," katanya.

Eka menambahkan, tim penyelamat BPBD juga dibantu tim kesehatan dari Dinas Kesehatan serta RSUD Kabupaten Bekasi.

"Saya juga sudah konfirmasi ke Dirut RSUD Kabupaten Bekasi, mereka siap menampung korban jika memang dibutuhkan," katanya.

Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nelayan Nusakambangan Temukan Serpihan Pesawat

Nelayan Nusakambangan Temukan Serpihan Pesawat

News | Selasa, 29 April 2014 | 16:31 WIB

Pesawat Selandia Baru Lihat Benda Mengapung di Lokasi Pencarian MH370

Pesawat Selandia Baru Lihat Benda Mengapung di Lokasi Pencarian MH370

News | Jum'at, 28 Maret 2014 | 18:20 WIB

Terkini

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:13 WIB

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:10 WIB

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:09 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:04 WIB

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026

BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:59 WIB

Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani

Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:56 WIB

×