Herman Jenggot Dilaporkan, Edit Foto Jokowi - Ma'ruf Jadi Monster

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 05 November 2018 | 20:21 WIB
Herman Jenggot Dilaporkan, Edit Foto Jokowi - Ma'ruf Jadi Monster
Masyarakat Cinta Indonesia resmi melaporkan pemilik akun Facebook bernama Herman Jenggot Harland ke Polres Malang Kota, Jawa Timur, Senin (5/11/2018). [Beritajatim]

Suara.com - Masyarakat Cinta Indonesia resmi melaporkan pemilik akun Facebook bernama Herman Jenggot Harland ke Polres Malang Kota, Jawa Timur, Senin (5/11/2018).

Herman diduga melakukan ujaran kebencian kepada Presiden RI Jokowi, Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Maruf Amin, dan Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Quomas.

"Ini tindak lanjut, karena ini delik aduan harus ada laporan tertulis. Sabtu (3/11) akhir pekan lalu, kami hanya berkonsultasi. Kami ke sini menyampaikan laporan ujaran kebencian," kata Perwakilan MCI Moch Zakki seperti dilaporkan Beritajatim.com.

Dalam pelaporan tersebut, disebutkan Herman Jenggot mengedit foto Ketua Ansor Yaqut Cholil Quomas menjadi bermata satu menyerupai Dajal—makhluk mitologi dalam kepercayaan Islam.

Selain itu, foto Presiden Jokowi diedit menyerupai monster monyet. Sementara potret Maruf Amin, diedit Herman Jenggot menyerupai monster macan. Kesemua foto hasil edit tersebut diunggah ke laman Facebook.

"Hari ini hanya melaporkan, belum dimintakan keterangan. Tanggal 13 November nanti kami akan dipanggil lagi. Saat ini kami melangkapi laporan kami berharap polisi merespons baik," ujar Zakki.

Zakki mengatakan, terlapor atau pemilik akun berasal dari Riau, Sumatera. Ia berharap polisi dapat segera menangkap pelaku. Sebab, dikhawatirkan akan membuat gaduh di masyarakat atau akar rumput.

Kalau tidak ditanggapi dengan baik akan memicu konflik apalagi tiga tokoh itu salah satunya simbol negara, yakni presiden," papar Zakki.

Sementara itu, unggahan dan akun sendiri telah menghilang. Namun, pihaknya telah menyimpan bidik layar unggahan Herman Jenggot sebelum dihapus, serta dijadikan sebagai barang bukti.

"Sekarang hasil penelusuran akun Facebook sudah tidak ada. Tapi polisi punya peralatan canggih untuk mendeteksi dan punya kewenangan khusus masuk mencari akun itu," tandas Zakki.

Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul “Dianggap Hina Jokowi, Akun FB Herman Jenggot Dilaporkan Polisi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yusril Sebut Hotman Paris Jadi Pengacara Prabowo, Ini Kata Timses

Yusril Sebut Hotman Paris Jadi Pengacara Prabowo, Ini Kata Timses

News | Senin, 05 November 2018 | 19:25 WIB

Sandiaga Mau Gratiskan Tol, Dirut CMNP: Hati-hati Kalau Bicara!

Sandiaga Mau Gratiskan Tol, Dirut CMNP: Hati-hati Kalau Bicara!

Bisnis | Senin, 05 November 2018 | 18:58 WIB

Gratis Jadi Pengacara Jokowi - Maruf, Yusril Pernah Bela Prabowo

Gratis Jadi Pengacara Jokowi - Maruf, Yusril Pernah Bela Prabowo

News | Senin, 05 November 2018 | 17:52 WIB

Tim Jokowi Sebut Prabowo Tak Pantas Bercanda Tampang Boyolali

Tim Jokowi Sebut Prabowo Tak Pantas Bercanda Tampang Boyolali

News | Senin, 05 November 2018 | 17:35 WIB

Terkini

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB