Maruf Amin: Sudah Lama Yusril Ingin Jadi Pengacara Jokowi

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 06 November 2018 | 10:29 WIB
Maruf Amin: Sudah Lama Yusril Ingin Jadi Pengacara Jokowi
Cawapres nomor urut 1 Maruf Amin di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut satu Ma'ruf Amin mengaku bersyukur atas bergabungnya Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara di kubu pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dia mengakui sejak lama Yusril ingin bergabung ke dalam tim Jokowi -Ma'ruf.

"Alhamdulillah, memang sudah lama (Yusril) pernah bertemu saya, bahwa dia akan bergabung(menjadi pengacara Jokowi)," ujar Ma'ruf di kediamannya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Selasa (6/11/2018)

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia aktif itu menyakini bergabungnya Yusril di kubu Jokowi-Ma'ruf bisa mendongkrat elektabilitas dirinya dan Jokowi. Terlebih kata Ma'ruf, Yusril bersedia menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Dengan bergabungnya Yusril tentu kita akan menambah kuat, dan menambah besar dukungan. Apalagi dia (Yusril) bersedia sebagai lawyer daripada capres Jokowi dan cawapres saya," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra secara resmi menjadi pengacara Capres-Cawapres Joko Widodo-Maruf Amin. Meskipun masih simpang siur, namun Yusril sempat menyebut kehadirannya dapat menyaingi Hotman Paris yang menjadi pengacara Capres-Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Yusril menjelaskan mengaku menerima tawaran langsung dari Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir. Meskipun tidak dibayar, namun Yusril bersedia memberikan jasanya untuk pasangan nomor urut 01 tersebut.

"Pak Erick (Thohir) mengatakan bahwa jadi lawyer Pak Jokowi dan Kyai Maruf ini pro bono alias gratis tanpa bayaran apa-apa. Saya bilang saya setuju saja," kata Yusril dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/11/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ulama NU Jakarta Barat Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Ulama NU Jakarta Barat Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

News | Selasa, 06 November 2018 | 09:34 WIB

Kisah Tragis Bambang Ternchem Drummer Band Lawas Kesukaan Jokowi

Kisah Tragis Bambang Ternchem Drummer Band Lawas Kesukaan Jokowi

News | Selasa, 06 November 2018 | 07:17 WIB

Bambang Ternchem Drummer Band Lawas Kesukaan Jokowi Tutup Usia

Bambang Ternchem Drummer Band Lawas Kesukaan Jokowi Tutup Usia

News | Selasa, 06 November 2018 | 06:22 WIB

Yusril Jadi Pengacara Jokowi - Maruf, Partai PBB Dukung Siapa?

Yusril Jadi Pengacara Jokowi - Maruf, Partai PBB Dukung Siapa?

News | Selasa, 06 November 2018 | 06:45 WIB

Prabowo Disebut Juru Kampanye Terbaik Jokowi

Prabowo Disebut Juru Kampanye Terbaik Jokowi

News | Senin, 05 November 2018 | 22:01 WIB

Terkini

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:49 WIB