Amunisi Tim Kampanye Jokowi-Maruf Tangkal Hoaks di Masyarakat

Agung Sandy Lesmana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Sabtu, 10 November 2018 | 22:08 WIB
Amunisi Tim Kampanye Jokowi-Maruf Tangkal Hoaks di Masyarakat
Dedi Mulyadi saay menghadiri Munaslub Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017). (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Barat Jokowi - Ma'ruf, Dedi Mulyadi mengaku siap memenuhi permintaan Calon Presiden petahana Jokowi untuk menangkis isu-isu yang berkeliaran di masyarakat.

"Dari mulai isu PKI, isu tenaga kerja asing, isu pro asing, dan berbagai isu-isu lainnya yang berhubungan dengan aspek sosiologi masyarakat Jawa Barat," ujar Dedi kepada wartawan.

Politikus Partai Golkar ini mengaku akan memfilter segala informasi khususnya di media sosial agar masyarakat tak langsung percaya dengan pemberitaan miring tentang pemerintah

"Nah kalau kita memberikan secara pelan-pelan penjelasan dengan baik kemudian konten-konten di media sosial dibangun dengan baik, maka tingkat kepercayaannya terhadap Pak Presiden akan semakin tinggi," kata Dedi.

Dedi menerangkan, untuk masyarakat menengah ke bawah program kerakyatan yang sudah dijalankan pada periode awal pemerintahan Jokowi akan terus ditingkatkan dan disosialisasikan.

Program tersebut diantaranya keluarga harapan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga peningkatan kualitas.

"Nah dari sisi seperti itu saya melihat ada sisi peta yang sangat berubah pada saat ini," kata dia.

"Kalau dulu Bapak ini menangnya di wilayah Cirebon, Indramayu, kemudian Subang. Hari inikan sudah mulai geser ke selatan, Kota Bandung, kabupaten Bandung, Bandung Barat, Tasik juga sudah mulai menang, ke Purwakarta juga sudah mulai menang," Dedi menambahkan.

Meski demikian Dedi menyadari daerah perbatasan Jawa Barat dengan Jakarta seperti di Banten tingkat elektabilitas Jokowi - Ma'ruf masih kalah dengan lawannya, yakni pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Terkait itu Dedi optimis dengan sisa waktu masa kampanye, pasangan Jokowi-Ma'ruf bisa meningkatkan elektabilitas Capres petahana.

"Kalau upaya mendorong ke arah itu dioptimalisasikan saya yakin tidak akan putus lagi pemilihnya dan itu bisa dilihat nanti di Jakarta," katanya.

Khusus di daerah Jawa Barat, Dedi optimis dapat meraup 60 persen suara. Untuk mewujudkannya, Dedi mengatakan pendukung akan kerja keras untuk meluruskan informasi yang tidak benar tentang pemerintahan Jokowi.

"Membendung hoaks ini dan ini memerlukan infrastruktur politik yang memadai, tidak hanya mengandalkan media sosial, kemudian media online, dan media televisi. Tetapi juga mengandalkan aspek politik door to door," kata Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hoaks Populer Pekan Ini: Penculikan Anak hingga Rizieq Shihab

Hoaks Populer Pekan Ini: Penculikan Anak hingga Rizieq Shihab

Tekno | Jum'at, 09 November 2018 | 19:13 WIB

Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Polisi Punya 63 Barang Bukti

Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Polisi Punya 63 Barang Bukti

News | Kamis, 08 November 2018 | 11:53 WIB

Alasan Polisi Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Alasan Polisi Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

News | Kamis, 08 November 2018 | 11:33 WIB

Tok!!! Polisi Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Tok!!! Polisi Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

News | Kamis, 08 November 2018 | 11:22 WIB

Berkas Hoaks Ratna Sarumpaet Berisi Ratusan Halaman, Ada 2 Bundel

Berkas Hoaks Ratna Sarumpaet Berisi Ratusan Halaman, Ada 2 Bundel

News | Kamis, 08 November 2018 | 11:18 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB