Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Minggu, 01 Maret 2026 | 16:11 WIB
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
Israel dan AS turut mengebom SD khusus perempuan di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan, Iran selatan, dalam serangan Sabtu (28/2/2026). [IRNA/Al Jazeera]
baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal peringatkan risiko Perang Dunia Ketiga akibat konflik Iran.
  • Serangan AS-Israel bertujuan tumbangkan rezim Iran dan picu guncangan global masif.
  • Eskalasi militer di Timur Tengah meluas pasca-wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Suara.com - Mantan Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, menilai serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran berpotensi menjadi konflik yang berkepanjangan. Dino berpendapat bahwa tujuan strategis agresi ini melampaui sekadar penghentian kapasitas nuklir, yakni upaya sistematis untuk menumbangkan pemerintahan di Teheran.

“Seluruh kekuatan militer, oposisi politik, mobilisasi massa, infiltrasi agen Mossad, hingga instrumen sosial-ekonomi akan dikerahkan untuk menjatuhkan pemerintah Iran,” ujar Dino melalui akun Instagram resminya, Minggu (1/3/2026).

Dino menekankan bahwa karakteristik Iran berbeda dengan negara-negara lain yang pernah mengalami intervensi serupa, seperti Venezuela. Menurutnya, Iran tidak akan tinggal diam dan memiliki jaringan politik serta militer yang signifikan di berbagai wilayah Timur Tengah guna melawan tekanan asing.

“Dapat dipastikan bahwa perang ini akan menyeret pihak-pihak luar dan menyebarkan guncangan hebat melampaui batas wilayah Iran,” ungkapnya.

Ia menambahkan, seandainya pemerintahan di Teheran benar-benar tumbang, hal itu tetap tidak memberikan pembenaran secara moral maupun hukum internasional atas aksi militer yang diprakarsai AS dan Israel.

Lebih lanjut, Dino mengungkapkan kekhawatirannya jika aksi intervensi bersenjata ini menjadi preseden bagi negara-negara lain dalam konteks berbeda. Jika agresi sepihak ini terus terjadi, Dino memperingatkan risiko dunia terjerumus ke dalam kancah Perang Dunia Ketiga.

“Jika intervensi ugal-ugalan seperti ini dicontoh oleh negara-negara lain, maka stabilitas global akan runtuh dan dunia terancam menghadapi Perang Dunia Ketiga,” tegasnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (28/2/2026), Amerika Serikat dan Israel meluncurkan agresi militer besar-besaran ke Iran yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta jatuhnya korban jiwa dari kalangan sipil. Serangan tersebut dibalas oleh Iran melalui peluncuran rudal ke wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah. Insiden tragis ini juga dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah

Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 15:57 WIB

Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza

Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 15:38 WIB

Apa Itu Gelar Ayatollah yang Disandang Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran?

Apa Itu Gelar Ayatollah yang Disandang Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran?

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 15:04 WIB

Terkini

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:30 WIB

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

×