Ini Dugaan Sementara Penyebab Bianglala Maut Sekaten Terbalik

Pebriansyah Ariefana

Senin, 12 November 2018 | 12:26 WIB
Ini Dugaan Sementara Penyebab Bianglala Maut Sekaten Terbalik
Wahana Bianglala di Pasar Malam Sekaten Yogyakarta dihentikan sementara akibat kecelakaan yang menimpa pengunjung, Minggu (11/11 - 2018) malam. (Solopos.com/JIBI/Sunartono)

Suara.com - Kepolisian Gondomanan, Yogyakarta untuk sementara menduga Bianglala maut Sekaten di arena Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) di Alun-Alun Utara, Kota Yogyakarta dikarenakan masalah teknis. Diduga, pengais roda as dalam konsidi tidak normal. Kejadian itu, Minggu (11/11/2018).

Kapolsek Gondomanan Kompol N. Lotama mengatakan sedang meminta keterangan terhadap pengelola wahana tersebut. Berdasarkan informasi sementara, wahana tersebut baru dioperasikan dan berbeda dengan bianglala lainnya.

Polisi memastikan tidak ada korban luka dalam peristiwa itu. Setelah kejadian itu satu wahana tersebut sementara dihentikan dan tidak boleh beroperasi demi keamanan.

“Putaran asnya [di kabin] agak ngancing jadi tidak normal, penumpangnya langsung menjerit lalu diberhentikan dan dievakuasi,” kata Kompol N. Lotama.

Bianglala maut Sekaten mendadak menjadi viral setelah sebuah video yang menayangkan kabin wahana bianglala di arena Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) di Alun-Alun Utara Kota Jogja itu terbalik. Akibatnya sejumlah penumpang nyaris berjatuhan karena kabin terbalik.

Toto salah satu petugas keamanan PMPS menyaksikan langsung kabin bianglala maut Sekaten terbalik. Di dalamnya ada 5 orang. Termasuk 1 balita dan kedua orangtuanya.

“Kalau setahu saya tadi penumpangnya hanya lima orang di gerbong yang terbalik. Salah satunya ada anak balita sama kedua orangtuanya,” kata Toto salah satu petugas keamanan PMPS di lokasi, Minggu malam (11/11/2018).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Bianglala berjumlah 18 kabin dengan ketinggian sekitar 20 meter terisi penumpang di beberapa gerbong. Salah satu kabin tiba-tiba terbalik sehingga kabin lainnya menjadi tidak normal mengikuti putaran.

Berbeda dengan bianglala pada umumnya yang gerbongnya tertutup rapat, wahana ini justru terbuka, desain kabin hanya atap pintu masuk, penutup samping, tempat duduk dan meja.

baca juga

Masih ada celah sekitar 50 sentimeter bagi penumpangnya untuk melihat kondisi luar. Celah itulah yang membuat penumpang bisa jatuh saat gerbong terbalik.

“Kalau setahu saya tadi penumpangnya hanya lima orang di gerbong yang terbalik. Salah satunya ada anak balita sama kedua orangtuanya,” kata Toto salah satu petugas keamanan PMPS di lokasi, Minggu malam (11/11/2018). (Solopos.com/Jaringan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Terbalik, Putaran Bianglala Maut Sekaten 'Nggronjal'

Sebelum Terbalik, Putaran Bianglala Maut Sekaten 'Nggronjal'

News | Senin, 12 November 2018 | 12:17 WIB

Detik-detik Bianglala Maut Sekaten di Jogja Ancam Nyawa Balita

Detik-detik Bianglala Maut Sekaten di Jogja Ancam Nyawa Balita

News | Senin, 12 November 2018 | 12:02 WIB

Insiden Kabin Bianglala, Wahana Permainan Sekaten Dihentikan

Insiden Kabin Bianglala, Wahana Permainan Sekaten Dihentikan

News | Senin, 12 November 2018 | 05:51 WIB

Terkini

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

×