Goyang Erotis saat Acara Pemkab Sragen, Bupati: Astaghfirullah

Reza Gunadha

Senin, 12 November 2018 | 19:42 WIB
Goyang Erotis saat Acara Pemkab Sragen, Bupati: Astaghfirullah
Hiburang musik dangdut yang diwarnai goyang erotis di Alun-alun Sragen, Minggu (11/11 - 2018). [Facebook]

Suara.com - Warga Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, digegerkan oleh aksi goyang erotis dalam pentas dangdut sebagai hiburan kegiatan Sepeda Nusantara 2018 di Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen, Minggu (11/11/2018) siang.

Aksi goyang erotis itu kekinian menuai banyak kritikan. Video goyangan erotis pedangdut tersebut sempat diunggah di media sosial Facebook oleh warganet dan menimbulkan reaksi beragam.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati lantas meminta Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Sragen meminta maaf secara terbuka atas nama pemerintah.

“Astagfirullah! Aku malu sekali. Tak bermoral. Dispora akan minta maaf terbuka atas nama Pemerintah [Kabupaten Sragen],” tulis Bupati kepada Solopos--jaringan Suara.com, lewat aplikasi pesan WhatsApp setelah melihat video di media sosial tersebut, Senin (12/11/2018).

Bupati langsung menghubungi Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Sragen Yuniarti untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Bupati juga menghubungi Kepala Dispora Sragen Suwandi supaya bertindak atas aksi tersebut.

Sepeda Nusantara 2018 merupakan kegiatan yang diadakan Dispora bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) dengan dana Rp70 juta.

Seorang pegiat Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Sragen, Dyah Nursari, juga kaget mengetahui adanya aksi tidak pantas penyanyi dangdut di panggung terbuka itu.

Dia menilai hiburan itu tidak layak buat tontonan umum apalagi yang hadir tanpa batasan umur. Dia menyatakan tontotan itu bisa merusak moral anak-anak.

“Seharusnya tontonan itu bukan di wilayah publik. Saya prihatin dengan perkembangan anak-anak. Hal itu bisa berpengaruh pada predikat KLA yang diraih Kabupaten Sragen karena informasi dan tontonan layak anak masuk kriteria penilaian KLA. Tontonan itu menjadi preseden buruk bagi Sragen. Kami harus berjuang lebih berat untuk meraih grade KLA di atasnya,” tambahnya.

baca juga

Berita ini kali pertama diterbitkan Solopos.com dengan judul ”Ada Goyang Erotis di Alun-alun Sragen, Bupati: Astaghfirullah!”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Jalanan Mabuk Rebusan Pembalut Sambil Isap Obat Nyamuk

Anak Jalanan Mabuk Rebusan Pembalut Sambil Isap Obat Nyamuk

News | Senin, 12 November 2018 | 15:13 WIB

Sikap Disdik Jateng Terkait Video Siswa Keroyok Guru di Kendal

Sikap Disdik Jateng Terkait Video Siswa Keroyok Guru di Kendal

News | Senin, 12 November 2018 | 07:48 WIB

Viral Video Pak Guru Joko Dikeroyok Siswa di Kelas, Ini Faktanya

Viral Video Pak Guru Joko Dikeroyok Siswa di Kelas, Ini Faktanya

News | Minggu, 11 November 2018 | 18:53 WIB

Menteri Puan Syok Mabuk Pembalut Marak di Jawa Tengah

Menteri Puan Syok Mabuk Pembalut Marak di Jawa Tengah

News | Jum'at, 09 November 2018 | 21:11 WIB

Terkini

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Media Vietnam Kasih Bocoran Timnas Indonesia Bidik 10 Pemain Naturalisasi Demi Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Nama Ferry Boboho Kembali Disebut-sebut di Sidang Kasus Suap dan TPPU Febrie Adriansyah

Nama Ferry Boboho Kembali Disebut-sebut di Sidang Kasus Suap dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sebelum Jadi Game Horror, Resident Evil Requiem Hampir Jadi Game Online

Sebelum Jadi Game Horror, Resident Evil Requiem Hampir Jadi Game Online

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Sudah Oktober, Gaji PJLP DKI Masih Rp5,3 Juta dan Rapelan UMP 2026 Tak Kunjung Jelas

Sudah Oktober, Gaji PJLP DKI Masih Rp5,3 Juta dan Rapelan UMP 2026 Tak Kunjung Jelas

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Bantah Peras Pengusaha di Kasus Jiwasraya, Febrie Adriansyah Minta Bebas dari Penjara

Bantah Peras Pengusaha di Kasus Jiwasraya, Febrie Adriansyah Minta Bebas dari Penjara

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Pakai Minibus Modifikasi, Aksi Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Terbongkar

Pakai Minibus Modifikasi, Aksi Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Terbongkar

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah

Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Cerita WNI Kapten Kapal MT Honour 25 Disandera Perompak Somalia: Jangan Tembak, Saya Muslim

Cerita WNI Kapten Kapal MT Honour 25 Disandera Perompak Somalia: Jangan Tembak, Saya Muslim

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41 WIB

×