Cegah Konflik, Masjid Kemayoran Tolak Acara Kekhalifahan Islam

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 15 November 2018 | 11:31 WIB
Cegah Konflik, Masjid Kemayoran Tolak Acara Kekhalifahan Islam
Masjid Akbar Kemayoran. (Suara,com/Yasir)

Suara.com - Syiar dan Silahturahmi Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H tidak akan digelar di Masjid Akbar Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara Kekhalifahan Islam se-Dunia ditolak digelar di sana.

Wakil Dewan Pengurus Masjid Akbar Kemayoran, H. Nuh mengatakan acara Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H yang dikabarkan akan digelar di Masjid Akbar Kemayoran itu tidak benar. H. Nuh mengungkapkan pengurus Masjid Akbar Kemayoran tidak memberikan izin acara Syiar dan Silahturahmi Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H.

Selain itu, kata H. Nuh penolakan tersebut juga dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya konflik. Terlebih menurutnya acara tersebut erat dikaitkan oleh sekolompok masyarakat dengan organisasi terlarang yang kekinian telah dibubarkan oleh pemerintah yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Atas dasar pertimbangan tersebut, maka kata H. Nuh untuk menjaga kedamaian dan kesejukan jamaah Masjid Akbar Agung acara tersebut ditolak karena dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan. Terlebih kabar acara tersebut, juga telah ramai diperbincangkan oleh masyarakat.

"Kita lebih mengutamakan perdamaian, ketenangan, kesejukan di lingkungan Masjid Akbar khususnya Kemayoran pada umumnya, apa lagi sekarang sudah memasuki tahun politik yang rawan terjadinya konflik," kata Nuh saat dihubungi Suara.com, Kamis (15/11/2018).

Untuk diketahui, sebelumnya tersiar kabar kalau acara Syiar dan Silahturahmi Kekhalifahan Islam se- Dunia 1440 H akan digelar di Masjid Akbar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu dan Minggu (17-18/11/2018).

Setelah sebelumnya Kepolisian Resor Bogor tidak memberikan izin acara 'Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Islam se-Dunia' 1440 H digelar di Az-Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

1.000 Polisi - Tentara Turun Cegah Kekhalifahan Islam di Az Zikra

1.000 Polisi - Tentara Turun Cegah Kekhalifahan Islam di Az Zikra

News | Kamis, 15 November 2018 | 10:58 WIB

Ditolak di Bogor, Acara Kekhalifahan Islam Digelar di Kemayoran

Ditolak di Bogor, Acara Kekhalifahan Islam Digelar di Kemayoran

News | Rabu, 14 November 2018 | 18:06 WIB

Mabes Polri: Kekhalifahan Islam di Az Zikra Berkaitan dengan HTI

Mabes Polri: Kekhalifahan Islam di Az Zikra Berkaitan dengan HTI

News | Selasa, 13 November 2018 | 16:57 WIB

Acara Kekhalifahan Islam di Az Zikra Berkaitan Ganti Pancasila

Acara Kekhalifahan Islam di Az Zikra Berkaitan Ganti Pancasila

News | Selasa, 13 November 2018 | 16:37 WIB

Duga Terkait HTI, Polisi Larang Acara Khalifah se-Dunia di Bogor

Duga Terkait HTI, Polisi Larang Acara Khalifah se-Dunia di Bogor

News | Selasa, 13 November 2018 | 13:49 WIB

Terkini

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB