Prabowo: Saking Takutnya, Bilang Ada Genderuwo Politik

Reza Gunadha

Sabtu, 17 November 2018 | 18:21 WIB
Prabowo: Saking Takutnya, Bilang Ada Genderuwo Politik
Capres Prabowo Subianto. (Dok. Partai Gerindra).

Suara.com - Prabowo Subianto, Calon Presiden nomor urut 2, menegaskan setiap orang harus melek politik karena untuk kesejahteraan bersama. Karenanya, ia menyindir kekeliruan kosakata baru politik di Indonesia, yakni politik genderuwo, yang dianggapnya membuat rakyat takut berpolitik.

Hal tersebut diungkapkan  Prabowo saat berpidato di Kampung Sukaraja, Desa Jatisari, Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018).

“Emak-emak, bapak-bapak, kiai, pak haji, datang ke sini itu berarti sudah berpolitik. Kalau Anda baca dalam buku-buku, politik itu artinya hasrat untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Karenanya, semua orang harus melek politik, termasuk ibu-ibu,” tutur Prabowo.

Namun, kata dia, tujuan mulia politik itu kekinian justru menjadi negatif. Bahkan, sejumlah pihak menilai politik adalah praktik menakutkan.

“Akhir-akhir ini, arti politik itu menjadi menakutkan. Bahkan, saking takutnya, katanya ada genderuwo politik. Saya kira tak adalah itu, tampangnya saja saya tak tahu,” tambahnya.

Untuk diketahui, kosakata politik genderuwo kali pertama diutarakan Capres nomor urut 1 Jokowi saat beripdato di Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/11).

Jokowi menggunakan terma itu untuk menunjuk politikus yang menurutnya mencoba menakut-takuti rakyat.

"Politik dengan propaganda menakutkan, membuat kekhawatirkan. Setelah takut, tahap kedua membuat ketidakpastian. Tahap ketiga, membuat rakyat ragu-ragu. Cara-cara seperti itu politik tak beretika. Masyarakat kok dibuat ketakutan, ini namanya politik genderuwo, menakut-takuti,” tukasnya.

Prabowo sendiri, seperti diberitakan Antara, menyambangi Garut untuk bersilaturahni dan meresmikan Relawan Roemah Djoeang Garut.

baca juga

Dalam kunjungan tersebut, selain menyindir politik genderuwo, Prabowo juga mengungkapkan fenomena rendahnya gaji guru, polisi, dan anggota TNI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Luncurkan Buku Paradoks Indonesia Khusus untuk Tunanetra

Prabowo Luncurkan Buku Paradoks Indonesia Khusus untuk Tunanetra

News | Sabtu, 17 November 2018 | 00:00 WIB

Kisruh Pidato Prabowo Tampang Boyolali, Perlu Tiga Saksi Ahli

Kisruh Pidato Prabowo Tampang Boyolali, Perlu Tiga Saksi Ahli

News | Jum'at, 16 November 2018 | 20:51 WIB

Pelapor Pidato Prabowo soal Tampang Boyolali Diperiksa Bawaslu

Pelapor Pidato Prabowo soal Tampang Boyolali Diperiksa Bawaslu

News | Jum'at, 16 November 2018 | 20:24 WIB

Pengamat: Demokrat Tidak akan Dapat Efek Ekor Jas dari Prabowo

Pengamat: Demokrat Tidak akan Dapat Efek Ekor Jas dari Prabowo

News | Jum'at, 16 November 2018 | 17:53 WIB

Terkini

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB