OTT Bupati Pakpak Bharat, KPK Sita Sejumlah Uang

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Minggu, 18 November 2018 | 12:27 WIB
OTT Bupati Pakpak Bharat, KPK Sita Sejumlah Uang
Ketua KPK Agus Rahardjo. (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan atau OTT di Sumatera Utara dan Jakarta. Kali ini, KPK menangkap Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu bersama lima orang lainnya.

Operasi senyap itu dibenarkan oleh Ketua KPK, Agus Rahardjo saat dikonfirmasi, Minggu (18/11/2018). Menurut Agus, KPK tidak hanya menangkap Bupati Pakpak, namun juga lima orang lainnya.

Mereka terdiri dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat, PNS dan pihak dari swasta.

"Benar ada giat dini hari tadi di Medan dan Jakarta. KPK lakukan kegiatan tangkap tangan terhadap seorang kepala daerah di Sumatera Utara," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo, dikonfirmasi, Minggu (18/11/2018).

Ia mengungkapkan, dalam operasi itu, enam orang tersebut ditangkap di dua lokasi berbeda. Dua orang ditangkap di Jakarta dan empat orang lainnya diciduk di Medan.

Agus menyebut kegiatan OTT dilakukan terkait terindetifikasi dugaan transaksi terkait proyek Dinas Pekerjaan Umum di Pakpak Bharat. Meski belum merinci secara pasti, Agus menyatakan, tim KPK juga menyita sejumlah uang dalam operasi tangkap tangan itu.

"Diduga penerimaan telah terjadi beberapa kali, dengan nilai ratusan juta. Sebagian dari uang tersebut diamankan tim dan akan dibawa ke Jakarta," ujar Agus.

Tim Penindakan kini tengah melakukan pemeriksaan maksimal 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan tersebut.

"Hasil secara lengkap akan kami sampaikan melalui konferensi pers sore atau malam nanti," imbuh Agus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OTT Bupati Pakpak Bharat Terkait Proyek di Dinas Pekerjaan Umum

OTT Bupati Pakpak Bharat Terkait Proyek di Dinas Pekerjaan Umum

News | Minggu, 18 November 2018 | 12:16 WIB

OTT Bupati Remigo, KPK Amankan 2 Orang di Jakarta dan 4 di Medan

OTT Bupati Remigo, KPK Amankan 2 Orang di Jakarta dan 4 di Medan

News | Minggu, 18 November 2018 | 12:15 WIB

KPK Tangkap 6 Orang Dalam OTT Bupati Pakpak Bharat

KPK Tangkap 6 Orang Dalam OTT Bupati Pakpak Bharat

News | Minggu, 18 November 2018 | 12:11 WIB

KPK OTT Bupati Pakpak Bharat Sumatera Utara

KPK OTT Bupati Pakpak Bharat Sumatera Utara

News | Minggu, 18 November 2018 | 11:58 WIB

Skandal Suap, Eks Kalapas Sukamiskin Segera Disidang

Skandal Suap, Eks Kalapas Sukamiskin Segera Disidang

News | Jum'at, 16 November 2018 | 21:06 WIB

Terkini

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

×