Sri Mulyani: Indonesia Butuh Presiden Sekaligus Pimpinan Proyek

Bangun Santoso | Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 18 November 2018 | 14:10 WIB
Sri Mulyani: Indonesia Butuh Presiden Sekaligus Pimpinan Proyek
Menteri Keuangan Sri Mulyani [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut Indonesia butuh presiden yang bisa terjun ke lapangan untuk menjalankan program pembangunan. Bahkan, presiden tersebut bisa menjadi pimpinan proyek dalam program pembangunan di daerah.

Sri Mulyani mengibarat‎kan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menjadi pimpinan proyek pembangunan infrastruktur di Papua. Presiden Jokowi, kata dia, terus memantau langsung ke Papua terkait pembangunan infrastruktur yang telah dibangun.

"‎Kalau kalian lihat instagramnya Bapak Presiden (Jokowi) Ada gambar bapak Presiden ‎dengan Menteri PUPR sedang jongkok di jalan Papua. Bayangkan di Bovendigoul dulu kalau ke sana butuh waktu seminggu, sedangkan ada jalan yang sudah dikerjakan bisa sampai 8 jam. Jadi dibutuhkan seorang presiden untuk menguruskan sendiri seperti pimpinan proyek atau pimpro," ujar ‎Sri Mulyani di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Tangerang Selatan, Minggu (18/11/2018).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menuturkan, pembangunan Indonesia tidak hanya diprogramkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Akan tetapi, harus dijalankan langsung di lapangan.

Menurut Sri Mulyani, masalah pembangunan di Indonesia juga bukan lagi masalah uang, tetapi masalah realisasi program yang di jalan.

"Jadi ingin saya sampaikan tahun depan lebih dari Rp 2.439 triliun APBN-nya. Jadi problem di Indonesia bukan lagi ada uang atau tidak. Problem kita kayak main game seperti elevate kalau ada uang, bisa jalan enggak? Ini tantangan beda dan ini bagus," tutur dia.

Oleh karena itu, Sri Mulyani meminta kepada mahasiswa dan para dosen untuk membantu dan memantau langsung program pembangunan di desa-desa yang sudah dicanangkan. Sehingga, program terseb‎ut bisa tepat sasaran dan tidak ada lagi desa tertinggal.

"Permasalahannya ini ada uang, bagaimana mereka hasilkan kemajuan. Saya harap perguruan tinggi masuk ke desa bisa di organisasi dengan baik. Jangan nanti masing-masing universitas buat program tapi bikin desa bingung dan jangan cuma jadi tempat shopping KKN saja," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jawaban Sri Mulyani Atas Pernyataan Prabowo Soal Kekayaan Bangsa

Jawaban Sri Mulyani Atas Pernyataan Prabowo Soal Kekayaan Bangsa

Bisnis | Minggu, 18 November 2018 | 13:34 WIB

Sindir Poster Jokowi, Fadli Zon: Ini Bahayanya Petruk Jadi Raja

Sindir Poster Jokowi, Fadli Zon: Ini Bahayanya Petruk Jadi Raja

News | Sabtu, 17 November 2018 | 21:29 WIB

Demokrat Setengah Hati Dukung Prabowo - Sandiaga

Demokrat Setengah Hati Dukung Prabowo - Sandiaga

News | Sabtu, 17 November 2018 | 11:17 WIB

Ini Alasan Pemerintah Luncurkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 16

Ini Alasan Pemerintah Luncurkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 16

Bisnis | Sabtu, 17 November 2018 | 01:01 WIB

Kubu Jokowi Klaim Ada Keretakan Akut dalam Partai Koalisi Prabowo

Kubu Jokowi Klaim Ada Keretakan Akut dalam Partai Koalisi Prabowo

News | Jum'at, 16 November 2018 | 20:10 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB