Sandiaga Uno Jelaskan Usul Gaji Guru Rp 20 Juta

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 22 November 2018 | 13:50 WIB
Sandiaga Uno Jelaskan Usul Gaji Guru Rp 20 Juta
Sandiaga Uno. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meluruskan soal usulan gaji guru naik Rp 20 juta, yang dilontarkan Ketua DPP PKS sekaligus anggota tim suksesnya, Mardani Ali Sera.

Sandiaga menuturkan, maksud usulan tersebut adalah kubunya ingin meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia, khususnya yang berstatus honorer.

"Ini yang saya sudah klarifikasi kepada Pak Mardani. Ini kan harapan kami, peningkatan kesejahteraan guru-guru," kata Sandiaga di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).

Menurutnya, kalau guru sejahtera maka kualitas pendidikan juga turut terkerek naik. Sebab, hingga kekinian, lulusan sekolah menengah kejuruan misalnya banyak yang menganggur.

"Pengangguran dari lulusan SMK itu paling tinggi. Ini yang harus diubah, agar nantinya tercipta sistem link and match," ujarnya.

Sandiaga mengatakan, negara-negara di Amerika maupun Eropa banyak yang sukses menjalankan sistem pendidikan dengan sistem link and match.

Ia berharap, dengan memakai sistem pendidikan seperti itu, Indonesia juga bisa sukses mengurangi angka pengangguran.

"Di Amerika, di negara lain, di Eropa Utara, Asia, maupun di beberapa negara sudah sukses dijalankan. Di  Indonesia nanti akan menjalankan di mana dunia usaha memiliki link and match dengan program-program sekolah berbasis vokasi maupun dengan universitas," pungkasnya.

Untuk diketahui, link and match alias keterkaitan dan kesesuaian, telah dianggap gagal sebagai sistem pendidikan yang pernah diterapkan pada Orde Baru.

baca juga

Dalam konsepnya, link berarti pendidikan memiliki kaitan fungsional dengan kebutuhan pasar.

Match berarti lulusan mampu memenuhi tuntutan para pemakai alias dunia industri, baik jenis, jumlah, maupun mutu yang disyaratkan.

Sistem link and match mengandaikan pendidikan bertujuan mencari pekerjaan, bukan meningkatkan kualitas daya pikir dan gerak manusia. Selain itu, sistem tersebut merujuk pada setiap kurikulum pendidikan harus mengacu pada pemenuhan kebutuhan  industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga di Depan Wisudawan UBK: Jadilah Bung Karno Zaman Now

Sandiaga di Depan Wisudawan UBK: Jadilah Bung Karno Zaman Now

News | Kamis, 22 November 2018 | 13:32 WIB

Sandiaga Uno: Paket Ekonomi Jilid 16 Bikin UMKM Tercekik

Sandiaga Uno: Paket Ekonomi Jilid 16 Bikin UMKM Tercekik

News | Kamis, 22 November 2018 | 13:36 WIB

PDIP Tak Sepakat Usulan Kubu Prabowo Naikkan Upah Guru Rp 20 Juta

PDIP Tak Sepakat Usulan Kubu Prabowo Naikkan Upah Guru Rp 20 Juta

News | Kamis, 22 November 2018 | 05:30 WIB

Sandiaga Uno Resmikan Laman Daring untuk Kampanye Pahese

Sandiaga Uno Resmikan Laman Daring untuk Kampanye Pahese

News | Rabu, 21 November 2018 | 19:49 WIB

Sandiaga Bingung dengan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi ke 16

Sandiaga Bingung dengan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi ke 16

News | Rabu, 21 November 2018 | 19:40 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×