Tangis Kakek dan Nenek Sambut Jasad Balita Korban Lion Air Jatuh

Bangun Santoso

Sabtu, 24 November 2018 | 15:22 WIB
Tangis Kakek dan Nenek Sambut Jasad Balita Korban Lion Air Jatuh
Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 melaksanakan prosesi doa bersama dan tabur bunga di titik perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11).[Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Jenazah korban Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, atas nama Kyara Sirine Damendra Giwitri (1,3) disambut isak tangis kakek dan neneknya warga Jalan SDN 15 Gang Jaya Wijaya No 26, Kelurahan Parit Padang Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

"Kami berharap tidak hanya jenazah cucu saya saja yang ditemukan tetapi jenazah ayah dan ibunya dapat ditemukan sehingga bisa dimakamkan secara layak," kata Kakek Korban, Ansori di Sungailiat, Sabtu (24/11/2018).

Dia menambahkan kecewa dengan Tim Basarnas sebab pada awal pencarian bukan mendahulukan pencarian korban namun puing-puing pesawat. Menurutnya pihak keluarga optimis kalau jenazah anak dan menantunya dapat ditemukan sehingga Lion Air diharapkan bisa melanjutkan pencarian dan proses identifikasi bersama Tim DVI Mabes Polri.

"Kami optimis jenazah anak dan menantu saya bisa ditemukan maka dari itu kami minta pencarian tetap dilaksanakan Basarnas," katanya seperti dilansir Antara.

Kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang pada Senin Oktober 2018, selain menewaskan Kyara juga kedua orang tuanya drg Wita Seriani dan Rizal Perkasa Sanusi Putra.

"Kita akan ajukan ke Pemerintah Kabupaten Bangka untuk memberikan penghargaan khusus bagi drg Wita Seriani," lanjutnya.

Sementara, Kepala Puskesmas Sungailiat, dr H Maladi mengatakan drg Wita Seriani merupakan salah satu dokter terbaik di puskesmas, orang yang supel, pintar, rajin dan ramah kepada setiap orang.

"drg Wita bergabung dengan kita di puskesmas ini sekitar tiga tahun," terangnya.

Menurutnya pertemuan dengan drg Wita Seriani terakhir kali ketika minta izin menandatangani surat untuk menemani suaminya ke Bengkulu yang ada tugas kerja di luar daerah.

baca juga

Pegawai Puskesmas Sungailiat sejak mendengar kabar tersebut terus mencari informasi dan kebenarannya, setiap hari pun saat ini pegawai puskesmas secara bergantian membaca yasin bagi drg Wita Seriani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jasad Hakim Korban Lion Air Jatuh Dimakamkan Tengah Malam

Jasad Hakim Korban Lion Air Jatuh Dimakamkan Tengah Malam

News | Sabtu, 24 November 2018 | 14:36 WIB

Doa Keluarga Korban Lion Air di Hari Terakhir Penyerahan Jenazah

Doa Keluarga Korban Lion Air di Hari Terakhir Penyerahan Jenazah

News | Jum'at, 23 November 2018 | 22:46 WIB

64 Korban Belum Ditemukan, Lion Air Mau Minta Pencarian Ulang

64 Korban Belum Ditemukan, Lion Air Mau Minta Pencarian Ulang

News | Jum'at, 23 November 2018 | 21:51 WIB

Kasus Lion Air, Ronaldo Batal ke Indonesia, Digantikan Ronaldinho

Kasus Lion Air, Ronaldo Batal ke Indonesia, Digantikan Ronaldinho

Bola | Jum'at, 23 November 2018 | 14:16 WIB

Daftar 16 Korban Lion Air di Hari Terakhir Identifikasi

Daftar 16 Korban Lion Air di Hari Terakhir Identifikasi

News | Jum'at, 23 November 2018 | 13:51 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

×