Masuk Tahun Politik, Ini Pesan JK Kepada Anggota KAHMI

Bangun Santoso

Sabtu, 24 November 2018 | 16:45 WIB
Masuk Tahun Politik, Ini Pesan JK Kepada Anggota KAHMI
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato pada upacara Penutupan Asian Para Games 2018 di Stadion Madya GBK, Jakarta, Sabtu (13/10). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau kepada seluruh anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) tidak terpecah akibat perbedaan pilihan politik di Pemilu 2019.

"(Di KAHMI) Kita bicara ilmiah saja, jadi tidak bisa bicara nanti April (2019) pilih siapa. Ini tidak bisa di sini, karena pasti pecah kalau kita bicara keberpihakan di KAHMI ini," kata Wapres JK saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KAHMI di Jambi, Sabtu (24/11/2018).

Wapres meminta agar KAHMI mengangkat isu-isu yang dapat membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia di setiap rakernas atau kegiatan lain, antara lain bidang perekonomian, teknologi, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai organisasi intelektual, KAHMI diharapkan dapat mendorong inovasi teknologi bagi masyarakat sehingga siap menghadapi persaingan dunia secara global, khususnya di bidang perekonomian.

"Saya menyarankan, untuk pertemuan rakernas berikutnya, kita bicara teknologi, kita bicara keilmuan, kita bicara ekonomi, kita bicara hal-hal apa yang dibutuhkan masyarakat pada dewasa ini untuk kemajuan," jelas JK seperti dilansir Antara.

Ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi menjadi hal yang tidak dapat dihindari di masa datang, kata Wapres. Apabila masyarakat Indonesia tidak mengetahui dan mengikuti perkembangan teknologi, maka akan tertinggal dengan negara lain.

"Tanpa keilmuan, maka kemunduran yang kita akan dapatkan. Ini harus membuat pikiran-pikiran yang maju, karena KAHMI tidak bisa kita jadikan alat kekuasaan perorangan, karena kita semua berbeda-beda sumber dan posisi politiknya," katanya.

Wapres berharap dalam rakernas tersebut, KAHMI dapat menghasilkan inovasi yang dapat bermanfaat bagi kehidupan kebangsaan di Indonesia, terutama untuk menjaga persatuan di tahun pemilu.

"Mudah-mudahan dalam pembicaraan-pembicaraan yang tentu tujuannya semua bagaimana menyatukan bangsa ini, akan menjadi bagian yang penting dalam kehidupan organisasi bagi kita sendiri," ujar Wapres.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Metro Perintahkan Anggota Siaga Amankan Pilpres 2019

Kapolda Metro Perintahkan Anggota Siaga Amankan Pilpres 2019

News | Sabtu, 24 November 2018 | 14:21 WIB

Wapres Minta Kemenag Punya Data Soal Jumlah Masjid di Indonesia

Wapres Minta Kemenag Punya Data Soal Jumlah Masjid di Indonesia

News | Jum'at, 23 November 2018 | 22:15 WIB

Wapres JK: Andika Jadi KSAD Bukan karena Menantu Hendropriyono

Wapres JK: Andika Jadi KSAD Bukan karena Menantu Hendropriyono

News | Jum'at, 23 November 2018 | 17:38 WIB

Suami Mabuk Bareng PSK, Emak-emak Segel Warung Remang-remang

Suami Mabuk Bareng PSK, Emak-emak Segel Warung Remang-remang

News | Jum'at, 23 November 2018 | 16:14 WIB

Terkini

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:17 WIB

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

×