Polisi Cari Sopir Taksi Online yang Antar Iin Puspita ke Hotel

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 26 November 2018 | 16:32 WIB
Polisi Cari Sopir Taksi Online yang Antar Iin Puspita ke Hotel
Tersangka pembunuhan pemandu lagu Ciktuti Iin Puspita yang tewas di Kos Mampang dijaga kepolisian saat tiba di Polres Metro Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (22/11). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Polisi menemukan fakta terbaru seputar kasus pembunuhan wanita pemandu lagu bernama Ciktuti Iin Puspita. Tersangka bernama Nissa Regina dan kekasihnya Yustian ternyata menggunakan taksi online untuk mengambil uang tip yang diduga menjadi pemicu sejoli itu membunuh korban.

Terkait temuan fakta itu, polisi bakal memeriksa sopir taksi online agar bisa menerangkan lokasi pertemuan para tersangka dengan pelanggan yang menitipkan uang tip sebesar Rp1,8 juta.

"Muncul fakta-fakta baru terutama latar belakang kejadian ini. Kami akan memanggil beberapa saksi. Termasuk aplikator. Karena mereka (Yustian dan Regina) menggunakan jasa transportasi online," ujar Indra saat dikonfirmasi, Senin (26/11/2018).

Dari pemeriksaan sementara, sebelum dibunuh, Nissa dan korban sempat keluar indekos dengan menggunakan taksi online. Polisi juga akan memeriksa pihak aplikasi taksi online untuk melacak perjalanan korban dengan tersangka Nissa.

 "Kami mencoba memperluas penyelidikan, ternyata antara korban dengan pelaku NR sempat keluar juga hari Jumat. Ini sedang didalami, kami juga coba memeriksa beberapa saksi dari aplikator untuk mengecek perjalanan arah mereka ke mana," kata dia

Sebelumnya,  Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono menyampaikan, jika Nissa dan Iin Puspita  sempat menumpangi taksi online untuk menuju sebuah hotel di Jakarta. Kepergian tersangka dan korban itu terjadi sebelum Iin dibunuh pasangan sejoli tersebut. Terkait hal ini, polisi pun masih mencari sopir taksi online yang sempat mengantarkan keduanya dari luar indekost.

"Dari penyidik masih mencari. Nanti akan memeriksa dari petugas Gocar atau GoJek ya yang akan mengantarkan tersangka ke suatu hotel. Kemudian di sana ngapain," kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (26/11/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Sejoli Mesum Menyelinap ke Toilet Masjid di Depok

Begini Cara Sejoli Mesum Menyelinap ke Toilet Masjid di Depok

News | Senin, 26 November 2018 | 13:48 WIB

Dipakai Mesum Sejoli, Ini Penampakan Toilet Masjid Baiturohim

Dipakai Mesum Sejoli, Ini Penampakan Toilet Masjid Baiturohim

News | Senin, 26 November 2018 | 13:14 WIB

Kebisingan Dengar Ponsel Korban, Rifai Tebas Leher Sepupu

Kebisingan Dengar Ponsel Korban, Rifai Tebas Leher Sepupu

News | Senin, 26 November 2018 | 12:41 WIB

Bunuh Iin Puspita dengan Sadis, Nissa Regina Diperlakukan Khusus

Bunuh Iin Puspita dengan Sadis, Nissa Regina Diperlakukan Khusus

News | Senin, 26 November 2018 | 11:19 WIB

Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru Mayat dalam Lemari Iin Puspita

Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru Mayat dalam Lemari Iin Puspita

News | Jum'at, 23 November 2018 | 15:28 WIB

Terkini

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB