Dukung Jokowi, Ini Alasan Habib Muda Tak Dukung Prabowo

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 27 November 2018 | 14:22 WIB
Dukung Jokowi, Ini Alasan Habib Muda Tak Dukung Prabowo
Habaib Muda Nusantara atau HADANA. (Suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Habaib Muda Nusantara atau HADANA mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. Deklarasi itu digelar di cafe Kopi Politik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018).

Deklarasi ini dihadiri oleh Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Maman Imanulhaq. Koordinator Hadana, Syahdu Al-Idrus menyampaikan bahwa mereka para Habib muda mendukung petahana karena dianggap telah terbukti bekerja untuk rakyat.

“Kami melihat pasangan calon nomor 1 telah bekerja keras dan bekerja nyata untuk rakyat. Perhatiannya sangat besar pada rakyat, semua merasakan kerja nyata beliau,” kata Syahdu dalam pidatonya.

Dia mengaku, para Habib muda ini bukan baru kali mendukung Jokowi, namun sejak Pilpres 2014. Meski begitu, tidak sedikit tekanan yang mereka alami karena mendukung petahana. Mengingat juga banyak dari para habib yang mendukung pasangan No 2, Prabowo - Sandiaga.

“Tak terkecuali saya sendiri mendapat banyak teguran dan keluhan, tapi pendirian kami mantab mendukung paslon No 1,” tutur dia.

Menurutnya, Sandiaga Uno sebagai Cawapres nomor urut 2 belum layak memimpin Indonesia. Sebab Sandi dinilai belum punya pengalaman dan prestasi dalam mengurus pemerintahan.

“Menurut hemat kami dengan segala hormat, bahwa capres 02 sudah lama fakum dari pemerintahan. Kemudian sangat disayangkan memilih cawapres yang tidak punya prestasi signifikan, sehingga membuat kami ragu dan tidak mantab,” kata dia.

“Sementara capres 01, Jokowi pernah menjadi Wali Kota yang sukses di Solo, kemudian jadi Gubernur DKI Jakarta dengan jejaknya nyata. Perhatiannya nyata terhadap rakyat, tanpa memandang suku dan ras. Begitu juga KH. Maruf Amin sejak jadi santri sampai Ketua MUI sukses dan beliau juga ahli ekonomi syariah,” lanjutnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Candaan Jokowi, Pembangunan Infrastruktur Disiapkan untuk Pemilu

Candaan Jokowi, Pembangunan Infrastruktur Disiapkan untuk Pemilu

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 14:01 WIB

Jokowi Hanya Berharap Ada Keajaiban Antara AS dan Cina

Jokowi Hanya Berharap Ada Keajaiban Antara AS dan Cina

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 13:21 WIB

Jokowi Ditertawakan Tawar Tol Bakaheuni - Palembang Rampung April

Jokowi Ditertawakan Tawar Tol Bakaheuni - Palembang Rampung April

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 12:25 WIB

Cerita Jokowi Gagal Damaikan AS dan Cina di Pertemuan APEC

Cerita Jokowi Gagal Damaikan AS dan Cina di Pertemuan APEC

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 11:31 WIB

Jokowi Singgung 'Kompor', TKN Ungkit Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Jokowi Singgung 'Kompor', TKN Ungkit Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

News | Selasa, 27 November 2018 | 09:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×