Warga Bergaji Tinggi yang Bilang Ekonomi Susah Dukung Prabowo

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 27 November 2018 | 20:40 WIB
Warga Bergaji Tinggi yang Bilang Ekonomi Susah Dukung Prabowo
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di Istora Senayan, kamis (22/11/2018). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - LSI Denny JA merilis hasil survei terkait dukungan masyarakat kepada dua pasangan Capres dan Cawapres Pilpres 2019, berdasarkan penilaiannya terhadap kondisi ekonomi Indonesia zaman kiwari.

Berdasarkan survei itu, mayoritas responden yang menilai kondisi ekonomi Indonesia dalam kondisi buruk memilih mendukung pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Unio.

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa menjelaskan survei kali ini dibagi ke dalam berbagai segmen, salah satunya ialah segmen pendapatan.

Dalam segmen pendapatan itu terbagi menjadi tiga kategori yakni responden yang berpendapatan kurang dari Rp 1 juta, 1 sampai 3 juta dan di atas Rp 3 juta. Dari ketiga kategori tersebut, semakin tinggi pendapatan, Prabowo – Sandiaga semakin melangkah jauh dari Jokowi – Maruf Amin.

“Prabowo – Sandiaga unggul di aneka segmen pendapatan, namun makin tinggi pendapatannya, Prabowo – Sandiaga semakin unggul di kalangan pemilih yang menilai ekonomi buruk,” kata Ardian di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (27/11/2018).

Dari hasil survei, sebanyak 42 persen responden dengan pendapatan kurang dari Rp 1 juta yang menilai kondisi ekonomi Indonesia sedang dalam kondisi buruk memilih untuk mendukung Prabowo – Sandiaga.

Berbanding tipis, sebanyak 41,2 persen responden dengan pendapatan dan penilaian sama mendukung Capres-Cawapres Jokowi-Maruf Amin. Adapun 16,8 persen responden memilih untuk tidak tahu atau tidak menjawab.

Kondisi serupa terlihat pada kategori responden dengan pendapatan antara 1 sampai 3 juta. Sebanyak 67,5 persen responden yang menilai kondisi ekonomi sedang buruk memilih untuk mendukung Prabowo – Sandiaga.

Sedangkan hanya 23,3 persen yang berpendapatan dan penilaian sama memilih Jokowi – Maruf Amin. Adapun yang memilih tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 9,2 persen.

baca juga

Responden yang berpendapatan di atas Rp 3 juta pun bernada sama, sebesar 69,9 persen responden menilai kalau ekonomi Indonesia sedang dalam kondisi buruk lebih memilih untuk mendukung Prabowo – Sandiaga.

Pada lain sisi, sebanyak 20,6 persen dengan pendapatan dan penilaian sama lebih memilih untuk mendukung Jokowi – Maruf Amin. Adapun 9,5 responden memilih untuk tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei dilakukan 10-19 November 2018 dengan melibatkan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan metode sampel acak bertingkat. Ambang batas kesalahan survei itu diklaim kurang lebih 2,9 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Bergaji Rp 1 Juta sampai Rp 3 Juta Mayoritas Dukung Jokowi

Warga Bergaji Rp 1 Juta sampai Rp 3 Juta Mayoritas Dukung Jokowi

News | Selasa, 27 November 2018 | 19:38 WIB

Tujuh Faktor yang Untungkan Jokowi di Pilpres Versi LSI

Tujuh Faktor yang Untungkan Jokowi di Pilpres Versi LSI

News | Selasa, 27 November 2018 | 19:00 WIB

Survei: Prabowo - Sandiaga Banyak Dukungan di Media Sosial

Survei: Prabowo - Sandiaga Banyak Dukungan di Media Sosial

News | Selasa, 27 November 2018 | 17:55 WIB

Survei Median: Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Tak Tembus 50 Persen

Survei Median: Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Tak Tembus 50 Persen

News | Selasa, 27 November 2018 | 17:32 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×