Pengikut Habib Bahar Banyak, Sandiaga Minta Polisi Teduhkan Suasana

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 30 November 2018 | 11:08 WIB
Pengikut Habib Bahar Banyak, Sandiaga Minta Polisi Teduhkan Suasana
Sandiaga di kawasan Jalan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2018).(Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Habib Bahar bin Smith penceramah yang juga tokoh FPI, belum lama ini dilaporkan ke pihak kepolisian lantaran dinilai telah menghina Presiden Joko Widodo.

Terkait hal tersebut, Sandiaga Uno pun angkat bicara. Sandiaga meminta pihak kepolisian memproses dengan bijak agar tidak menambah kekeruhan suasana Pilpres 2019.

"Tentunya aparat juga harus bijak untuk menyikapi, apalagi ini tokoh agama yang banyak pengikutnya ya, agar meneduhkan suasana, jangan sampai lebih memperuncing keadaan," kata Sandiaga di kawasan Jalan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2018).

Di samping itu Sandiaga meminta kepada penceramah di Indonesia untuk lebih fokus menyebarkan pesan-pesan yang sejuk kepada masyarakat apalagi kini Indonesia sedang dihangatkan dengan masa kampanye Pilpres 2019.

Sandiaga pun meminta kepada penceramah untuk lebih berhati-hati dalam memberikan ceramahnya kepada masyarakat.

Pasalnya, menurut data internalnya, Sandiaga menemukan kalau masyarakat Indonesia sangat menginginkan proses menuju Pilpres 2019 berjalan damai dan cenderung mempersatukan bangsa, bukan malah membuat terpecah belah.

"Saya mengimbau semua pihak untuk meneduhkan suasana, lebih memberikan ceramah kepada masyarakat dan ujaran-ujaran yang menyejukkan dan fokus di bidang ekonomi menurut saya," katanya.

Sandiaga pun menambahkan pesan untuk masyarakat agar tidak mudah menangkap informasi secara mentah-mentah agar tidak terprovokasi.

"Kalau tokoh agama, kiai, habib, itu menjadi panutan semua, dan juga apa yang disampaikan itu tentunya penuh makna. Kita sebagai masyakat harus bijak untuk menangkap informasi, pesan-pesan, jangan cepat terprovokasi," pungkasnya.

Untuk diketahui, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri langsung membuka penyelidikan terkait kasus ujaran kebencian yang diduga dilakukan tokoh FPI Habib Bakar bin Smith. Kasus ini sebelumnya dilaporkan komunitas pendukung Presiden Joko Widodo yang tergabung dalam Jokowi Mania.

"Laporan kemarin sudah diterima sama Robinop Polri, saat ini LP sudah diserahkan ke Direktorat Siber Bareskrim Polri yang akan menangani kasus tersebut," ujar Karopenmas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo saat di konfirmasi, Kamis (29/11/2018).

Sebelumnya, komunitas Jokowi Mania melaporkan Habib Bahar bin Smith ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/208) kemarin. Pelaporan itu dilakukan lantaran ceramah Habib Smith yang beredar di media sosial dianggap mengandung unsur ujaran kebencian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Bahar Sebut Jokowi Banci, Gerindra: Boleh Kritik Tapi Jangan Fisik

Habib Bahar Sebut Jokowi Banci, Gerindra: Boleh Kritik Tapi Jangan Fisik

News | Kamis, 29 November 2018 | 19:09 WIB

Habib Bahar Dipolisikan, Eks Jubir HTI: Ini Kriminalisasi Pemerintah

Habib Bahar Dipolisikan, Eks Jubir HTI: Ini Kriminalisasi Pemerintah

News | Kamis, 29 November 2018 | 17:48 WIB

PDIP Tak Ambil Pusing Jokowi Disebut Banci

PDIP Tak Ambil Pusing Jokowi Disebut Banci

News | Kamis, 29 November 2018 | 17:27 WIB

Terkini

'Jangan Buat Telinga Tuli atas Tangisan Gaza!' Massa di Jakarta Desak Pembatalan Konser Bocelli

'Jangan Buat Telinga Tuli atas Tangisan Gaza!' Massa di Jakarta Desak Pembatalan Konser Bocelli

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:47 WIB

AS-Iran Perang Lagi, Ledakan Guncang Pulau Qeshm Selat Hormuz

AS-Iran Perang Lagi, Ledakan Guncang Pulau Qeshm Selat Hormuz

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:47 WIB

Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas

Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:46 WIB

Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang

Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 12:46 WIB

Emiten Prajogo Pangestu Borong Saham Rp830 Miliar, Siapkan Dana Rp4,5 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu Borong Saham Rp830 Miliar, Siapkan Dana Rp4,5 Triliun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

Siapa Penyelenggara GSI Youth Fest Hero Summit? Batal Undang Raffi Ahmad

Siapa Penyelenggara GSI Youth Fest Hero Summit? Batal Undang Raffi Ahmad

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi

Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

9 Fakta Jet Pribadi Jatuh di Florida, Jadi Kecelakaan Learjet 60 Paling Mematikan

9 Fakta Jet Pribadi Jatuh di Florida, Jadi Kecelakaan Learjet 60 Paling Mematikan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

Yamaha Gear Ultima Edisi Kicau Mania Hadir dengan Fitur Pengangkut Sangkar Burung

Yamaha Gear Ultima Edisi Kicau Mania Hadir dengan Fitur Pengangkut Sangkar Burung

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 12:45 WIB

Jamdatun Usul Jaksa Agung Jabat Kepala Badan Pengelola Aset secara Ex Officio

Jamdatun Usul Jaksa Agung Jabat Kepala Badan Pengelola Aset secara Ex Officio

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:44 WIB

×