Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak

Vania Rossa

Selasa, 03 Februari 2026 | 08:24 WIB
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
Gunung Semeru erupsi dua kali pada Kamis (29/1/2026) pagi. (dok. PVMBG)
baca 10 detik
  • Gunung Semeru erupsi pada Selasa (3/2/2026) pukul 04.42 WIB, mencapai tinggi kolom letusan 700 meter di atas puncak.
  • Aktivitas kegempaan Semeru mencatat 20 kali gempa letusan dalam periode pengamatan pagi hari.
  • Status Gunung Semeru masih Siaga (Level III), masyarakat dilarang beraktivitas di radius 13 km dari puncak.

Suara.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pada Selasa (3/2/2026) pukul 04.42 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau mencapai 4.376 meter di atas permukaan laut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, melaporkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Letusan tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 155 detik.

Dalam periode pengamatan pukul 00.00–06.00 WIB, aktivitas kegempaan Semeru terbilang fluktuatif. Tercatat 20 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12–22 mm dan durasi 83–155 detik, serta lima kali gempa hembusan dengan amplitudo 2–4 mm berdurasi 56–78 detik. Selain itu, terjadi satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4 mm, jarak waktu S-P 50 detik, dan durasi 175 detik.

Secara visual, kondisi gunung sempat terlihat jelas meski sesekali tertutup kabut tipis (0–I). Asap kawah tidak teramati, sementara cuaca di sekitar gunung dilaporkan cerah hingga berawan dengan angin lemah bertiup ke arah barat laut.

Saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat.

Warga dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak, yang menjadi pusat erupsi. Di luar zona tersebut, masyarakat juga tidak diperbolehkan beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Semeru karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

PVMBG juga mengingatkan potensi bahaya lain berupa awan panas guguran, aliran lava, dan lahar di sepanjang sungai atau lembah yang berhulu di puncak Semeru. Wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak-anak sungai yang terhubung dengan aliran tersebut.

Masyarakat diminta terus memantau informasi resmi dari otoritas terkait dan segera mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan aktivitas gunung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivitas Semeru Kembali Meningkat, Dua Kali Erupsi di Kamis Pagi

Aktivitas Semeru Kembali Meningkat, Dua Kali Erupsi di Kamis Pagi

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:48 WIB

Semeru Muntahkan Awan Panas 4 KM, Kolom Abu Kelabu Membumbung Tinggi, Status Siaga

Semeru Muntahkan Awan Panas 4 KM, Kolom Abu Kelabu Membumbung Tinggi, Status Siaga

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 17:25 WIB

Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam

Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam

News | Senin, 05 Januari 2026 | 10:19 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×