Mata Kanan Kena Katapel Teroris, Bripka Andreas akan Dirawat ke Luar Negeri

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 30 November 2018 | 13:46 WIB
Mata Kanan Kena Katapel Teroris, Bripka Andreas akan Dirawat ke Luar Negeri
Bripka Andreas, korban teroris saat diberikan penghargaan Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan. (Suara,com/Ali)

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol Luki Hermawan berjanji akan menanggung seluruh pengobatan anggota Polantas Polres Lamongan Bripka Andreas yang menjadi korban dalam kasus penyerangan yang dilakukan terduga teroris.

Hingga kini, kondisi mata kanan Andreas belum bisa kembali normal setelah terkena kelereng dari teroris bersenjata katapel. Hingga saat ini, perban di mata kanan Bripka Andreas masih belum dibuka dan pengelihatannya masih terganggu.

Terkait luka tersebut, Bripka Andreas akan dibawa ke luar negeri untuk menjalani perawatan mata.

"Saya berjanji akan memberikan pengobatan yang maksimal hingga pengelihatannya normal. Bilamana harus berobat ke luar negeri pun akan kita lakukan demi kesembuhannya," kata Kapolda Jatim, disela pemberian penghargaan kepada Bripka Andreas, Jumat (30/11/2018).

Luki mengapresiasi atas keberaniaan Andreas saat menghadapi dua terduga teroris saat melakukan penyerangan di pos polisi di Wisata Bahari Lamongan, Paciran, Lamongan, beberapa pekan lalu.

"Saya selaku Kapolda, mengucapkan terima kasih atas keberanian Bripka Andreas," tambhanya.

Kapolda menyampaikan, Andreas hingga kini masih menjalani perawatan operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

"Saat ini menjalani pengobatan, mudah mudahan pengobatan ini bisa berhasil, untuk kembali sembuh seperti sedia kala," pungkas Kapolda.

Sebelumnya, pos polisi di WBL dilempar batu oleh orang tak dikenal pada Selasa dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Kaca pos polisi pecah. Bripka Andreas yang berjaga lalu mengejar si pelempar batu dengan motor.

baca juga

Pelaku berboncengan dengan SA, menghadang di Pasar Blimbing. Lalu mengeluarkan katapel dan melontarkan biji kelereng ke arah Bripka Andreas. Mata kanan polisi itu terkena tembakan kelereng.

Namun, dia tetap mengejar pelaku yang coba melarikan diri. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap, setelah Bripka Andreas menabrakkan motornya. Pelaku diamankan di kantor Kepolisian Sektor Brondong.

Kini, kedua pelaku yang diduga masuk dalam jaringan kelompok radikal tersebut, dalam pemeriksaan Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penghargaan Khusus Bagi Polantas Penangkap 2 Peneror Pos Polisi

Penghargaan Khusus Bagi Polantas Penangkap 2 Peneror Pos Polisi

News | Jum'at, 23 November 2018 | 14:34 WIB

Detik-detik Dua Teroris Kaliurang Bajak Truk di Jalan Raya

Detik-detik Dua Teroris Kaliurang Bajak Truk di Jalan Raya

News | Kamis, 22 November 2018 | 15:50 WIB

Pelaku Teror Pospol Lamongan Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Pelaku Teror Pospol Lamongan Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

News | Rabu, 21 November 2018 | 17:10 WIB

Polisi Telisik Motif Dua Pelaku Teror Berkatapel di Lamongan

Polisi Telisik Motif Dua Pelaku Teror Berkatapel di Lamongan

News | Selasa, 20 November 2018 | 16:37 WIB

7 Teroris Ditangkap di Malaysia, Kebanyakan WN Filipina

7 Teroris Ditangkap di Malaysia, Kebanyakan WN Filipina

News | Jum'at, 16 November 2018 | 12:24 WIB

Terkini

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

×