7 Teroris Ditangkap di Malaysia, Kebanyakan WN Filipina

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 16 November 2018 | 12:24 WIB
7 Teroris Ditangkap di Malaysia, Kebanyakan WN Filipina
Ilustrasi teroris, bom bunuh diri. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) menangkap 7 orang yang diduga teroris sejak akhir Oktober sampai pertengahan November 2018.

Kepala Densus Anti Terorisme Polisi Malaysia atau PDRM, Irjen Pol Tan Sri Dato' Sri Mohamad Fuzi Bin Harun menjelaskan penangkapan pertama dilakukan 30 Oktober lalu. Polisi menangkap seorang laki-laki warga negara Malaysia berusia 38 tahun, yang bekerja sebagai agen penjual emas batangan.

"Kami telah melakukan operasi di Putrajaya dan Sabah serta berhasil menangkap tujuh warga Filipina dan seorang warga Malaysia," ujar Kepala PDRM, Irjen Pol Tan Sri Dato' Sri Mohamad Fuzi Bin Harun di Kuala Lumpur, Jumat (16/11/2018).

Pelaku terlibat dalam menyalurkan dana kepada seorang warga Malaysia yang ikut kelompok teroris di Suriah, Akel Zainal, pada 2017 untuk membiayai terorisme. Penangkapan kedua terjadi pada 1 November di Tenom, Sabah, yang melibatkan tiga pelaku warga Filipina antara 27 hingga 51 tahun yang bekerja sebagai buruh.

"Semua pelaku adalah anggota Abu Sayyaf Group (ASG) yang terlibat dalam 'Kidnapping For Ransom (KFR)' di selatan Filipina dan Sabah. Salah seorang pelaku berusia 34 tahun, mempunyai keahlian menggunakan senjata api," katanya.

Penangkapan ketiga, ujar dia, dilakukan pada 8 November di Ranau, Sabah, melibatkan dua warga Filipina berusia 35 tahun dan 46 tahun, yang masing-masing bekerja sebagai buruh dan juru teknik.

"Kedua pelaku merupakan anggota ASG dan terlibat dalam KFR di selatan Fiilipina dan Sabah. Pelaku berusia 35 tahun mempunyai peran merekrut anak-anak untuk bergabung ASG dan menjadi perisai manusia saat bertempur melawan tentara Filipina Basilan, selatan Filipina," katanya.

Dia juga terlibat dalam memenggal kepala orang-orang yang tidak memenuhi tebusan yang dituntut ASG.

"Saat ditangkap, kedua pelaku sedang merancang melarikan diri ke selatan Filipina untuk menghindari penangkapan," katanya.

Fuzi mengatakan penangkapan keempat pada 10 November di Kinarut, Sabah, melibatkan seorang pelaku warga Filipina berusia 30 tahun dan bekerja sebagai tukang besi.

"Pelaku adalah seorang komandan ASG yang juga tangan kanan pemimpin ASG, Furuji Indama," katanya.

Penangkapan kelima, ujar dia, terjadi pada 12 November di Tenom, Sabah, yang melibatkan pelaku warga Filipina berusia 60 tahun dan bekerja sebagai pedagang pasar malam.

"Pelaku terlibat dalam melindungi salah seorang pelaku yang ditangkap pada 8 November 2018 saat mencoba melarikan diri dari perburuan polisi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maling di Masjid, Lelaki Ini Diikat dan Dimasukkan Keranda Mayat

Maling di Masjid, Lelaki Ini Diikat dan Dimasukkan Keranda Mayat

News | Rabu, 14 November 2018 | 20:20 WIB

Gadis 19 Tahun Diperkosa Polisi di Toilet Kantor Kepolisian

Gadis 19 Tahun Diperkosa Polisi di Toilet Kantor Kepolisian

News | Rabu, 14 November 2018 | 20:07 WIB

Nihil Catatan Kriminal, Saudi Berikan Izin Rizieq ke Malaysia

Nihil Catatan Kriminal, Saudi Berikan Izin Rizieq ke Malaysia

News | Selasa, 13 November 2018 | 20:33 WIB

Promosi Danau Toba ke Wisman Malaysia di KLIA2

Promosi Danau Toba ke Wisman Malaysia di KLIA2

Press Release | Selasa, 13 November 2018 | 17:00 WIB

Nyanyikan Lagu Sephia, Pria Ini Mengaku Alami Kejadian Mistis

Nyanyikan Lagu Sephia, Pria Ini Mengaku Alami Kejadian Mistis

Tekno | Senin, 12 November 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB