BAZNAS Dukung Pengrajin Lombok dan Palu Kembali Berkarya Pascagempa

Fabiola Febrinastri

Senin, 03 Desember 2018 | 08:41 WIB
BAZNAS Dukung Pengrajin Lombok dan Palu Kembali Berkarya Pascagempa
Gerakan Save The Loom dideklarasikan dalam acara penutupan "Eco Fashion Week Indonesia" di Gedung Kebangkitan Nasional, Jakarta, Minggu (2/12/2018). (Dok: Baznas)

Suara.com - BAZNAS turut mendukung gerakan "Save the Loom", sebuah komitmen kepedulian untuk membantu para pengrajin tenun di penjuru negeri, khususnya mereka yang masih berada dalam kesulitan pascabencana gempa bumi Lombok, NTB dan Sulawesi Tengah.

Gerakan Save The Loom dideklarasikan oleh desainer, Merdi Sihombing, beserta para aktivis tenun dan lingkungan di dalam acara penutupan "Eco Fashion Week Indonesia" di Gedung Kebangkitan Nasional, Jakarta, Minggu (2/12/2018).

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Mohd Nasir Tajang mengatakan, BAZNAS akan mendukung aktivitas pengrajin kain  di Lombok dan Sulteng, sebagai bagian dari proses memulihkan ekonomi dan sosial masyarakat pascagempa.

"Saat ini, di Lombok telah dimulai aktivitas penguatan ekonomi untuk pengrajin anyaman. Ke depan, kita akan jaring para pengrajin kain agar kembali bangkit dan mampu bersaing ke level yang lebih tinggi melalui Rumah Batik dan Tenun Indonesia," katanya.

Selain memenuhi kebutuhan dasar para pengrajin pascagempa, BAZNAS juga fokus pada tiga aspek pemberdayaan, yakni permodalan, produksi hingga pemasaran. Nasir berharap, para pengrajin yang sebelumnya berpenghasilan kurang, dapat menjadi lebih sejahtera usai mendapat bantuan.

BAZNAS membantu pengrajin anyaman Ketha khas Lombok, yang sempat berhenti produksi setelah rumah dan peralatan mereka hancur karena gempa. Kini setelah aktivitas produksi berangsur pulih, BAZNAS juga mengajak para pengrajin mengikuti event pameran besar di Jakarta untuk memompa semangat dan membawa produk-produk karya mustahik ini naik ke level profesional.

Rumah Batik dan Tenun Indonesia yang diinisiasi oleh BAZNAS juga telah melakukan pemberdayaan para pengrajin kain di berbagai daerah seperti batik di Tuban, Jawa Timur, Pemberdayaan Kain songket di Sambas, Kalimantan Barat serta pemberdayaan kain tenun di Ende, Nusa Tenggara Timur.

Merdi, yang juga CEO Eco Fashion Week Indonesia 2018, mengatakan, melalui "Save The Loom", ia mengajak berbagai pihak untuk berkomitmen melakukan gerakan peduli dan membantu para pengrajin tenun di penjuru negeri, khususnya di kantung-kantung pengungsi pascagempa Lombok dan Sulteng.

"Gerakan ini memiliki tujuan untuk membantu penenun untuk meningkatkan taraf hidupnya usai bencana yang menimpa mereka," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×