Kronologi Anak Mantan Pejabat Jual Blangko e-KTP di Tokopedia

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 06 Desember 2018 | 15:17 WIB
Kronologi Anak Mantan Pejabat Jual Blangko e-KTP di Tokopedia
Ilustrasi blangko e-KTP. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh mengungkap kronologi pelaku penjualan blangko KTP elektronik atau e-KTP di Tokopedia. Pelaku ialah anak dari mantan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Zudan menjelaskan, bahwa pihaknya mulai menelusuri sejak mendapatkan informasi dari wartawan soal penjualan blangko e-KTP di situs penjualan online pada Senin (3/12/2018). Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Tokopedia serta melaporkan ke Polda Metro Jaya.

"Hari Selasa tanggal 4 Desember 2018 kami laporkan ke Polda Metro Jaya dan rapat dengan perusahaan pencetak blangko serta koordinasi dengan Tokopedia tempat mengunggah penjualan blangko secara online," kata Zudan di Gedung KK, Kompleks Parlemen, Kamis (6/12/2018).

Keesokan harinya, Zudan menyatakan sudah mendapatkan identitas pelaku berdasarkan data yang tersimpan di Tokopedia. Pelaku bernama Nur Ishadi Nata. Nur merupakan anak dari mantan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

"(Nur) sudah mengakui menjual 10 keping blangko yang diambil dari ruangan ayahnya. Ayahnya dulu adalah Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang," bebernya.

Saat ini Nur masih dalam tahap pengawasan serta masih diinterogasi oleh Kadis Dukcapil Provinsi Lampung dan Kabupaten Tulang Bawang sejak Rabu (5/12/2018) kemarin.

Sementara Dirjen Dukcapil saat ini sudah meminta pihak Tokopedia untuk menurunkan lapak penjualan blangko e-KTP milik Nur di hari yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Faktor Utama Lambatnya Perekaman E-KTP di Papua

3 Faktor Utama Lambatnya Perekaman E-KTP di Papua

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 14:31 WIB

E-KTP di Papua Masih Rendah, Mendagri: Kami Harus Bawa Uang Banyak

E-KTP di Papua Masih Rendah, Mendagri: Kami Harus Bawa Uang Banyak

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 13:53 WIB

Anak Mantan Pejabat Jual Blanko e-KTP di Tokopedia

Anak Mantan Pejabat Jual Blanko e-KTP di Tokopedia

Bisnis | Kamis, 06 Desember 2018 | 13:10 WIB

Mendagri Klaim Perekaman e-KTP untuk Pemilu 2019 Sudah 97 Persen

Mendagri Klaim Perekaman e-KTP untuk Pemilu 2019 Sudah 97 Persen

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 12:19 WIB

Blanko e-KTP Bisa Dibeli di Pasar, Mendagri Bantah

Blanko e-KTP Bisa Dibeli di Pasar, Mendagri Bantah

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 12:11 WIB

Terkini

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

×