3 Faktor Utama Lambatnya Perekaman E-KTP di Papua

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 06 Desember 2018 | 14:31 WIB
3 Faktor Utama Lambatnya Perekaman E-KTP di Papua
Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh

Suara.com - Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, perekaman KTP elektronik atau e-KTP di wilayah Papua masih terkendala sejumlah faktor. Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut perekaman e-KTP di Papua masih di bawah 70 persen.

Menurut Zudan, sulitnya akses atau kendala geografis di wilayah Papua menjadi faktor terbesar dalam proses perekaman e-KTP.

Faktor kedua yang menurutnya menyulitkan perekaman e-KTP di Papua adalah mayoritas masyarakat di daerah itu yang belum menganggap e-KTP sebagai dokumen penting. Menurutnya banyak warga yang lebih memilih untuk fokus menjalankan pekerjaan sehari-harinya.

Namun demikian, kata Zudan, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada masyarakat Papua terkait dengan pentingnya e-KTP tersebut.

"Sekarang sedang kami sosialisasikan bahwa BPJS harus dengan e-KTP. Untuk program-program di Papua juga dengan KTP elektronik," kata Zudan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Kamis (6/12/2018).

Faktor lain adalah beberapa alat pendukung pembuatan e-KTP yang rusak. Namun kerusakan itu tidak bisa langsung diganti dengan menggunakan biaya APBN. Sebab, APBN hanya menyediakan untuk satu kali pengadaan barang.

"Beban APBN hanya boleh diberikan satu kali alat perlengkapan KTP elektronik, kalau itu rusak menjadi beban APBD harus pengadaannya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontak Senjata Masih Berlangsung di Nduga Papua, Evakuasi Jenazah Terganggu

Kontak Senjata Masih Berlangsung di Nduga Papua, Evakuasi Jenazah Terganggu

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 14:12 WIB

Meskipun Pekerja Diserang, Tak Menyurutkan Jokowi untuk Membangun Papua

Meskipun Pekerja Diserang, Tak Menyurutkan Jokowi untuk Membangun Papua

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 13:54 WIB

E-KTP di Papua Masih Rendah, Mendagri: Kami Harus Bawa Uang Banyak

E-KTP di Papua Masih Rendah, Mendagri: Kami Harus Bawa Uang Banyak

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 13:53 WIB

Mendagri Klaim Perekaman e-KTP untuk Pemilu 2019 Sudah 97 Persen

Mendagri Klaim Perekaman e-KTP untuk Pemilu 2019 Sudah 97 Persen

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 12:19 WIB

Blanko e-KTP Bisa Dibeli di Pasar, Mendagri Bantah

Blanko e-KTP Bisa Dibeli di Pasar, Mendagri Bantah

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 12:11 WIB

Terkini

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×