BMKG Akui Tak Miliki Alat untuk Deteksi Gempa Tektonik

Agung Sandy Lesmana | Welly Hidayat | Suara.com

Senin, 24 Desember 2018 | 15:26 WIB
BMKG Akui Tak Miliki Alat untuk Deteksi Gempa Tektonik
Foto udara kerusakan akibat tsunami Selat Sunda di wilayah pesisir Pandeglang, Banten, Minggu (23/12). [ANTARA FOTO/HO-Susi Air]

Suara.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawan mengaku alasan tak ada peringatan dini saat peristiwa tsunami di Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) malam karena tak terdeteksi alat. Dwikorita menyebutkan, jika BMKG tak memiliki alat untuk mendeteksi gempa tektonik.

"Jadi dari alat tidak terpantau apa yang ada di BMKG karena tidak ada gempa tektonik," ungkap Dwikorita di Gedung BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (24/12/2018).

Dia mengklaim tsunami yang terjadi di kawasan Banten dan Lampung Selatan karena akibat gempa vulkanik. Pemicu tsunami itu, kata dia karena terjadi longsor anak gunung Krakatau.

Dwikorita pun menegaskan alat yang dimiliki oleh BMKG untuk peringatan Tsunami di Selat Sunda berfungsi bila memang terjadi gempa tektonik.

"Dengan ada gempa tektonik kami bisa berikan peringatan dini maksimum lima menit apakah itu berpotensi tsunami atau tidak," tutup Dwikorita

Berdasarkan data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin (24/12/2018) sekitar Pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang saat terjadi tsunami. Akibat bencana alam itu, sebanyak 11.687 orang telah mengungsi.

Adapun kerusakan fisik yang diakibatkan tsunami di antaranya yakni 611 unit rumah, 69 unit hotel, 60 warung, dan 420 perahu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kondisi Villa Stephanie Sebelum Diporak-porandakan Tsunami

Begini Kondisi Villa Stephanie Sebelum Diporak-porandakan Tsunami

Lifestyle | Senin, 24 Desember 2018 | 15:24 WIB

Ilmuwan Waspadai Tsunami Susulan di Selat Sunda Masih Tinggi

Ilmuwan Waspadai Tsunami Susulan di Selat Sunda Masih Tinggi

News | Senin, 24 Desember 2018 | 15:11 WIB

Kepiluan Komar, Cucu Kesayangan Tewas Saat Bantu Bersihkan Vila

Kepiluan Komar, Cucu Kesayangan Tewas Saat Bantu Bersihkan Vila

News | Senin, 24 Desember 2018 | 15:10 WIB

Pelaminan Disapu Tsunami, Hana dan Rijal Ijab Kabul di Pengungsian

Pelaminan Disapu Tsunami, Hana dan Rijal Ijab Kabul di Pengungsian

News | Senin, 24 Desember 2018 | 15:05 WIB

Tsunami Selat Sunda Hancurkan Panggung Pelaminan di Malam Pernikahanku...

Tsunami Selat Sunda Hancurkan Panggung Pelaminan di Malam Pernikahanku...

News | Senin, 24 Desember 2018 | 14:42 WIB

Terkini

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB