Mbah Rono: Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Berhenti, Jika...

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 27 Desember 2018 | 06:25 WIB
Mbah Rono: Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Berhenti, Jika...
Foto udara letusan gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Minggu (23/12).[ANTARA FOTO/Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat/pras]

Suara.com - Mantan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Badan Geologi (PVMBG) Surono menilai hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau akan terus berlangsung jika Gunung Anak Krakatau terus erupsi. Saat ini abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sudah menghujani Kota Cilegon dan Serang, Banten.

Mbah Rono, sapaan akrab Surono menilai fenomena hujan abu vulkanik otomatis akan dialami oleh Provinsi Lampung dan Banten. Dua wilayah itu berjarak terdekat dengan Gunung Anak Krakatau.

“Memang harusnya berdebu, karena tergantung arah anginnya sekarang. Kan sudah berkali-kali Gunung Anak Krakatau meletus, jadi mudah-mudahan cepat hujan agar debu langsung terbawa. Jadi hujan debu vulkanik ini akan terus berlangsung, tergantung erupsinya. Kalau erupsinya stagnan seperti sekarang ini, sesekali akan hujan debu lagi manakala tiupan angin mengarah ke situ,” kata Surono, Rabu (26/12/2018).

Intensitas erupsi vulkanik yang secara terus menerus itu akan menghasilkan debu yang mengandung silika. Selain itu akan berterbangan di udara dengan ketinggian antara 1000 meter, hingga maksimum 2000 meter.

“Warga disarankan agar menggunakan masker yang menutupi mulut dan hidung ya, karena kan debu gunung api itu kan mengandung banyak silika ya, bahan pembuat kaca. Karena kalau sampai terhirup akan mengganggu pernapasan. Kemudian kalau kena mata, jangan langsung digosok dengan tangan, harus dicuci dulu dengan air,” tutup Mbah Rono.

Sebelumnya, Kota Cilegon dan Kota Serang, Provinsi Banten dihujani abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau sejak, Rabu (26/12/2018). Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tertiup oleh angin dari Selat Sunda.

Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Nasional atau BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelasakan angin dominan ke arah barat daya sehingga abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau dominan ke arah barat daya.

"Namun demikian pada ketinggian tertentu angin ada yang ke arah timur sehingga membawa material erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Sutopo.

Di Cilegon dan sebagian Serang terjadi hujan abu dan pasir tipis. Abu terlihat di permukaan mobil yang diparkir dan permukaan tanah.

Untuk itu dihimbau mengurangi aktivitas di luar rumah. Tetap berada di dalam rumah.

Jika berada di luar rumah sebaiknya memakai masker agar tidak mengganggu pernapasan dan pakai kacamata agar tidak kelilipan di mata.

"Status Gunung Anak Krakatau masih waspada level 2. Sesuai rekomendasi PVMBG Daerah berbahaya adalah di dalam radius 2 km di puncak kawah," kata Sutopo. (Bantennews.co.id)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Mahasiswa Undip Diterjang Tsunami: Pulau Legundi Porak Poranda

Kisah Mahasiswa Undip Diterjang Tsunami: Pulau Legundi Porak Poranda

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 22:31 WIB

Debu Hitam dan Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Cilegon Banten

Debu Hitam dan Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Cilegon Banten

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 18:49 WIB

Suara Dentuman Misterius di Sumsel Ternyata dari Gunung Anak Krakatau

Suara Dentuman Misterius di Sumsel Ternyata dari Gunung Anak Krakatau

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 18:34 WIB

Selain BNPB, NASA Juga Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Selain BNPB, NASA Juga Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Tekno | Rabu, 26 Desember 2018 | 13:44 WIB

Buntut Tsunami Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau Dipasang Alat Sensor

Buntut Tsunami Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau Dipasang Alat Sensor

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 11:36 WIB

Terkini

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB