Menteri PUPR: Flyover Rawa Buaya Tidak Retak

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 27 Desember 2018 | 13:35 WIB
Menteri PUPR: Flyover Rawa Buaya Tidak Retak
Penampakan sambungan Flyover Rawa Buaya, Jakarta Barat yang patah. (Suara.com/Chintya Sami B)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membantah jembatan layang atau flyover Rawa Buaya di Jakarta Barat tidak retak. Tapi hanya mengalami peregangan karena faktor cuaca dan juga tekanan dari kendaraan yang melintas di atasnya.

Kementerian PUPR menyatakan jembatan layang yang dibangun pada 2008 tersebut bukan mengalami keretakan. Namun memang perlu dilakukan penggantian penahan beban atau "pot bearing" sekaligus penggantian bantalan karet jembatan (elastomer).

"Itu ada beton yang renggang, itu kan biasanya diisi karet, ini karetnya yang mau diganti. Karena kalau kita lihat LRT saja, sambungannya tidak rapat kan, karena dengan panas dingin itu muai nyusut muai nyusut," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat ditemui usai acara penyerahan izin prinsip Politeknik PUPR dari Kemenristekdikti kepada Kementerian PUPR di Gedung Utama Kementerian PUPR di Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto menjelaskan proses penggantian penahan beban dan bantalan karet jembatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan jembatan yang dilakukan Kementerian PUPR. Proses pemeliharaan tersebut akan berlangsung selama 14 hari terhitung dari Rabu (26/12/2018) kemarin.

"Kita ganti perletakannya, sekaligus kita harus ganti elastomir antara lantai. Jadi itu diganti perletakannya sekaligus hubungan antar lantai penghubung, itu kan ada karet penghubungnya, hanya itu saja. Sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan di viral ada retak renggang segala macam," tambah Sugiyartanto.

"Itu kan dibangun 2008, repetisi atau berulangnya kendaraan berat lewat, perletakan tadi perlu penggantian, sekarang dalam pelaksanaan itu. Kalau renggang, itu kan nanti melorot atau retak atau terjadi defleksi atau luntur itu, tidak ada. Itu masih dalam batas wajar penggantian elastomir atau karet penghubung antar lantai tadi," lanjutnya.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi memerintahkan jajarannya menutup sementara akses kendaraan bermotor menuju jalan layang Rawa Buaya di Jakarta Barat, akibat terjadi retakan pada Rabu (26/12/2018) sore lalu.

Saat meninjau lokasi retakan jalan layang Rawa Buaya, ia menilai jalanan itu akan sangat berbahaya dilewati kendaraan bermotor, terutama sepeda motor. Pengguna jalan yang akan melewati jalan layan Rawa Buaya diimbau menuju Jalan Kapuk Kamal untuk melintasi arteri Lingkar Luar Jakarta W2 dari arah Kembangan menuju Cengkareng Saat ini tahapan penggantian tumpuan jalan layang Rawa Buaya dilakukan Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VI Kementerian PUPR Jakarta Metro 1.

Selama proses perbaikan itu, kendaraan bermotor hingga kendaraan angkutan berat tidak dapat melintasi jalan layang Rawa Buaya. Imbasnya dari pengerjaan perbaikan itu adalah kemacetan sepanjang jalanan itu sebab akses jalan tersebut dipenuhi truk tronton muatan penuh. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesaksian Warga : Sudah 2 Bulan Suara Patahan Flyover Rawa Buaya Terdengar

Kesaksian Warga : Sudah 2 Bulan Suara Patahan Flyover Rawa Buaya Terdengar

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 12:00 WIB

Antisipasi Roboh, Kolong Fly Over Rawa Buaya Dipasang Penyangga

Antisipasi Roboh, Kolong Fly Over Rawa Buaya Dipasang Penyangga

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 11:46 WIB

Flyover Rawa Buaya  Patah, Ini Daftar Pengalihan Lalu Lintasnya

Flyover Rawa Buaya Patah, Ini Daftar Pengalihan Lalu Lintasnya

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 11:18 WIB

Sambungan Flyover Rawa Buaya Patah, Kondisi Jalanan Turun 5 Sentimeter

Sambungan Flyover Rawa Buaya Patah, Kondisi Jalanan Turun 5 Sentimeter

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 10:41 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×