Aklima dan Lelaki Bersorban di Tengah Tsunami

Reza Gunadha

Kamis, 27 Desember 2018 | 20:04 WIB
Aklima dan Lelaki Bersorban di Tengah Tsunami
Kerusakan akibat gempa dan tsunami Aceh pada 2004 (Shutterstock).

Suara.com - Desember kelabu bagi Indonesia, saat tsunami Selat Sunda menerpa banyak wilayah di Banten dan Lampung, Sabtu akhir pekan lalu. Empat belas tahun sebelumnya, juga di bulan Desember dan hanya terpaut empat hari, tsunami melanda Aceh.

AKLIMA, Minggu pagi itu, sedang bersama anaknya, Maulidina yang usianya belum mencapai dua tahun. Keduanya berada di rumah, Dusun Jabi, Gampong Lhok Timon, Aceh Jaya. Sementara ayah Maulidina,  Abdullah bin Baihaqi, sedang melaut.

Gempa terjadi pada hari itu, 26 Desember 2004. Aklima bersama putrinya keluar dari rumah. Mereka kebingungan. Akhirnya, mereka memilih untuk diam duduk di jalanan beraspal, menyaksikan rumah mereka dan tetangga seketika roboh.

Burung-burung yang sedang terbang berjatuhan ke tanah. Banyak binatang bersuara memekik ketakutan. Padi-padi di sawah hilang teraduk lumpur.

Aklima dan Maulidina baru bisa lega setelah getaran gempa terhenti. Namun, kelegaan mereka hanya sementara. Setelah gempa dahsyat itu, keduanya mendengar suara ledakan yang lantang.

Mereka kembali kebingungan, tak tahu sumber suara ledakan itu. Orang-orang mengira, itu adalah suara ledakan bom. Kala itu, gerilyawan Gerakan Aceh Merdeka masih berperang melawan Republik Indonesia.

"Suara ledakan itu persis seperti suara air terjun, dan setelah itu air laut tiba-tiba surut ke tengah, sampai-sampai kami bisa melihat ikan-ikan menggelepar di atas karang,” kata Aklima kepada Portal Satu—jaringan Suara.com, Rabu (26/12/2018), saat hari peringatan 14 tahun tsunami Aceh.

Tiga ratus penduduk kampungnya lintang pukang ke masjid terdekat untuk berlindung. Mereka mengetahui, air laut surut itu tanda tsunami bakal datang.

Aklima dan Maulidina juga berniat ke masjid yang sama. Tapi, tiba-tiba, langkah mereka sudah teradang air yang datang.

baca juga

Air itu sudah membawa serta rumah-rumah penduduk. Kemudian, terdengar suara tetangganya berteriak memberitahu, bahwa itu adalah air laut. Tsunami telah datang.

"Saat kami mencoba menyelamatkan diri ke bukit, sementara gempa susulan masih terus terjadi, kami sempat melihat kabel di tiang-tiang listrik mulai mengeluarkan percikan api, dan satu persatu tumbang hingga mengenai beberapa penduduk," katanya.

Air laut saat itu datang bersaman dari empat penjuru menuju kampung Lhok Timon. Para penduduk terkepung. Situasi panik, setiap orang berusaha menyelamatkan keluarganya.

Aklima berusaha menyelamatkan diri dari air laut yang menerpa daratan. Ia bersama putri kecilnya berada di antara dua bukit.

Aklima tak berdaya. Rasa takut semakin menjelar. Namun, Aklima mengakui tampak ada lelaki bersorban memanggil dari arah bukit sebelah kanan.

"Nak kemarilah," kata lelaki bersurban seperti yang diutarakan Aklima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istrinya Tewas, Dwi Kini Menanti Kabar Si Bungsu yang Hilang Saat Tsunami

Istrinya Tewas, Dwi Kini Menanti Kabar Si Bungsu yang Hilang Saat Tsunami

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 18:06 WIB

Nekat! Ini Satu-satunya Warung di Pantai Carita yang Buka Usai Tsunami

Nekat! Ini Satu-satunya Warung di Pantai Carita yang Buka Usai Tsunami

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 17:50 WIB

Kesaksian Nelayan Banten: Perahu-perahu Dibuat Satu, Tabrakan dan Pecah

Kesaksian Nelayan Banten: Perahu-perahu Dibuat Satu, Tabrakan dan Pecah

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 17:42 WIB

Usai Tsunami, Pendekar Banten Marah Ada Foto Ulama Bertulis Kafir di Jidat

Usai Tsunami, Pendekar Banten Marah Ada Foto Ulama Bertulis Kafir di Jidat

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 17:11 WIB

Terkini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

×