Aklima dan Lelaki Bersorban di Tengah Tsunami

Reza Gunadha

Kamis, 27 Desember 2018 | 20:04 WIB
Aklima dan Lelaki Bersorban di Tengah Tsunami
Kerusakan akibat gempa dan tsunami Aceh pada 2004 (Shutterstock).

Aklima menuturkan, orang bersorban itu menarik tangannya dan menyelamatkan ke gunung. Lelaki bersorban itu menolongnya, dan berpesan supaya tidak melihat ke belakang. Orang bersorban itu menghilang setelah menolong Aklima dan Maulidina.

"Hari itu kami sangat ketakutan dan menyangka itulah yang dinamakan kiamat," kata Aklima.

Hari beranjak sore ketika itu. Pukul 17.00 WIB, air laut yang menerjang kampungnya surut. Tapi setelahnya, air laut kembali pasang dan menerjang lagi.sekitar pukul 5 petang air pun surut namun bersamaan dengan itu pula air laut kembali pasang.

Aklima merasa harus kembali, tapi ke mana? Sementara rumahnya telah tiada, perkampungan telah hamparan tanah kosong, listrik padam, manyat bergelimpangan di mana-mana.

"Mulai hari itu kami mencoba menjalani kehidupan di hutan, makan pisang, kelapa, bahkan batang pisang.”

Terkadang, Aklima dan penduduk yang selamat terpaksa harus menangkap sapi-sapi yang selamat saat musibah untuk disembelih. Sementara untuk air minum, mereka mengambilnya dari kubangan bekas kerbau mandi.

Sapi-sapi itu kemudian dipanggang tanpa lebih dulu dicuci dan tanpa garam. mencuci dan tanpa garam. Setelah masak, lalu diletakkan di pinggir jalan, dengan harapan, siapa pun yang lapar bisa menikmatinya.

Pada hari kedua setelah tsunami, Aklima mulai mencari sang suami. Tapi, saat itulah ia tahu, dari 300 orang kampungnya yang menyelamatkan diri ke masjid, hanya 7 orang selamat.

"Kami naik turun antara satu gunung ke gunung lainnya melintasi hutan yang ditumbuhi rotan dan duri-duri, dan Alhamdulillah, Allah SWT menyelamatkan kami," katanya.

baca juga

Aklima betul-betul masih mengingat, ketika itu, di antara para pengungsi, ada seorang perempuan hamil tua hendak melahirkan, padahal hari sudah malam di hutan.

Akhirnya, Aklima dan yang lain terpaksa membawa ibu hamil itu ke sebuah gua, yang disebut warga setempat sebagai Guha Rimung.

"Persalinan yang berlangsung malam itu pun terlaksana hanya dengan menggunakan peralatan parang. Gua Rimung itu sebenarnya banyak pacet yang mengisap darah," kata Aklima.

Sepekan berada di belantara hutan, datanglah helikopter-helikopter. Tapi, helikopter militer itu tampak tak berani mendarat. Sebab, Aceh masih dalam keadaan perang.

Aklima dan penduduk lain lantas memberikan kode kepada helikopter-helikopter itu, dengan melambaikan kain merah ke udara.

Beruntung, helikopter milik TNI itu mengenali kode tersebut dan melemparkan air minum, makanan dari udara.

"Saat bantuan mulai datang melalui darat kami masing-masing mulai mendapatkan jatah satu mod beras per orang," kata Aklima.

Setelah musibah itu terjadi, Aklima dan orang-orang kampung teringat pada sebuah pesan tentang akan datangnya air laut yang pernah diberikan oleh Abu Ibrahim Woyla.

Abu Ibrahim Woyla adalah ulama pengembara yang disegani semua rakyat Aceh. Ia sempat memperingatkan sejumlah orang, bahwa tsunami atau yang orang Aceh sebut smong, bakal datang.

"Nyoe gampong nyoe akan ji-ek ie 'eh no, mungken leubeh manyang darinyoe ie" kata Abu sambil menggaris, menanda di salah satu pohon.

Tapi kala itu, tak ada yang memercayai nasihat Abu Ibrahim Woyla. ”Setelah smong melanda, kami mengingat nasihat Teungku Abu Ibrahim Woyla itu,” tutur Aklima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Istrinya Tewas, Dwi Kini Menanti Kabar Si Bungsu yang Hilang Saat Tsunami

Istrinya Tewas, Dwi Kini Menanti Kabar Si Bungsu yang Hilang Saat Tsunami

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 18:06 WIB

Nekat! Ini Satu-satunya Warung di Pantai Carita yang Buka Usai Tsunami

Nekat! Ini Satu-satunya Warung di Pantai Carita yang Buka Usai Tsunami

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 17:50 WIB

Kesaksian Nelayan Banten: Perahu-perahu Dibuat Satu, Tabrakan dan Pecah

Kesaksian Nelayan Banten: Perahu-perahu Dibuat Satu, Tabrakan dan Pecah

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 17:42 WIB

Usai Tsunami, Pendekar Banten Marah Ada Foto Ulama Bertulis Kafir di Jidat

Usai Tsunami, Pendekar Banten Marah Ada Foto Ulama Bertulis Kafir di Jidat

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 17:11 WIB

Terkini

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:45 WIB

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:43 WIB

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Bri | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:34 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:26 WIB

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:19 WIB

×