Waduk Danau Sunter Bakal Ada Restoran Apung dan Olahraga Air

Iwan Supriyatna | Chyntia Sami Bhayangkara
Waduk Danau Sunter Bakal Ada Restoran Apung dan Olahraga Air
Ilustrasi kawasan Festival Danau Sunter yang digelar di Jakarta.[suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Kondisi air di waduk itu akan diolah terlebih dahulu.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengubah Waduk Danau Sunter, Jakarta Utara menjadi lokasi wisata sekaligus olahraga air. Rencananya, waduk ini akan terintegrasi dengan Stadion BMW menjadi kawasan terpadu.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Ratiyono mengatakan, lokasi Waduk Danau Sunter yang berada dekat Stadion BMW akan dimanfaatkan untuk olahraga air.

Kondisi air di waduk itu akan diolah terlebih dahulu sehingga aman digunakan untuk berolahraga air.

"Di Stadion BMW selain ada lahan untuk sepak bola, ada juga olahraga air, itu kan sampingnya Danau Sunter dan nanti airnya akan menjadi bening disitu," kata Ratiyono saat dikonfirmasi, Minggu (30/12/2018).

Waduk Danau Sunter dan Stadion BMW akan dimasukkan ke dalam penataan kawasan terpadu. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan kawasan itu akan dimulai pada akhir Maret 2019.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengatakan, selain difungsikan untuk olahraga air nantinya Waduk Danau Sunter juga akan disulap menjadi wisata air.

Rencananya, di danau seluas 24 hektar itu akan dibangun beberapa permainan air seperti di Setu Babakan atau Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"Jadi wisata air yang akan kita bangun bisa saja nanti seperti ada di Setu Babakan atau model TMII atau kayak model di Taman Ria Senayan," ujar Teguh saat dikonfirmasi.

Konsep wisata air yang akan dibangun di waduk yang pernah menjadi tempat pertandingan antara Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno itu juga akan menggunakan desain berkelas tinggi.

Selain itu, ada pula restoran apung seperti Floating Market di Lembang, Bandung.

"Ada wahana bebek-bebekan tapi kelasnya yang lebih bagus. Bisa saja nanti dibangun ada restoran apung kayak Floating Market. Atau wisata air lainnya tanpa mengurangi hakikat waduk sebagai pengendali banjir dan genangan," tandas Teguh.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS