Pemkot Jakut Akan Panggil Perusahaan Minyak Sayur Terkait Pasir Beracun

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 08 Januari 2019 | 12:44 WIB
Pemkot Jakut Akan Panggil Perusahaan Minyak Sayur Terkait Pasir Beracun
Pasir beracun di dekat rumah susun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengusut tuntas tumpukan pasir beracun di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Pasir tersebut diduga mengandung racun dari limbah industri minyak.

Ali Maulana menjelaskan, saat ini pasir yang sudah ada di rusun Marunda sejak Desember 2018 tersebut masih dalam proses uji laboratorium, belum dipastikan kandungan limbah apa yang ada di dalam pasir tersebut.

"Kalau ini memang limbah B3, kami minta diusut tuntas, kami siap membantu memfasilitasi kementerian dan dinas lingkungan hidup," ujar Ali Maulana kepada Suara.com, Selasa (8/1/2019).

Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menduga pasir beracun yang ditemukan di kawasan Marunda, Jakarta Utara, berasal dari industri penghasil minyak. Indikasi awal pasir beracun itu merupakan limbah Spent Bleaching Earth (SBE).

Dari data sementara DLH DKI Jakarta tersebut, Ali menyatakan siap untuk memanggil beberapa perusahaan minyak di daerahnya untuk mengusut tuntas siapa yang bertanggung jawab atas tumpukan pasir beracun di rusun Marunda itu.

"Kalau memang ini fokus pada perusahaan minyak sayur, ya artinya tidak banyak, nanti bisa diusut kemana mereka buangnya, bisa diminta laporan manifesnya, mereka bekerja sama dengan perusahaan limbah mana, dan sebagainya," kata dia.

Meski demikian, Ali masih menunggu hasil rapat antara Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang rencananya akan digelar pada Selasa (8/1/2019) hari ini.

"Hari ini kami mau cek lagi nanti hasil lab yang dirapatkan di kementerian LHK, sampel juga sudah diambil, dari kota Jakarta Utara berharap semua diusut tuntas," jelas Ali.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, pasir berancun di Rusun Marunda berbentuk halus seperti semen. Pasir beracun ini berwarna kecoklatan seperti tanah merah, berbeda dengan pasir pada umumnya yang berwarna abu-abu.

baca juga

Jika terkena air dan dilindas kendaraan, pasir beracun ini akan memadat seperti tanah liat dan warnanya berubah menjadi hitam.

Diketahui, tumpukan pasir beracun itu tersebar di tiga titik di Rusun Marunda. Di antaranya di cluster B, depan Sekolah Dasar Negeri 02 Pagi dan di tikungan dekat gapura Rumah Si Pitung.

Tumpukan pasir beracun sering digunakan oleh warga untuk dijadikan urukan untuk membangun rumah atau bangunan toko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Ungkap Awal Mula Pasir Beracun Masuk Rusun Marunda

Warga Ungkap Awal Mula Pasir Beracun Masuk Rusun Marunda

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 10:32 WIB

Ini Penampakan Pasir Beracun di Rusun Marunda

Ini Penampakan Pasir Beracun di Rusun Marunda

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 10:04 WIB

Kurang SDM, DKI Kewalahan Awasi Perusahaan Penghasil Limbah Beracun

Kurang SDM, DKI Kewalahan Awasi Perusahaan Penghasil Limbah Beracun

News | Senin, 07 Januari 2019 | 20:34 WIB

Pasir Beracun Rusun Marunda, Pengusaha DKI Dipastikan Rutin Lapor Limbah

Pasir Beracun Rusun Marunda, Pengusaha DKI Dipastikan Rutin Lapor Limbah

News | Senin, 07 Januari 2019 | 20:12 WIB

Pasir Beracun Rusun Marunda Diduga dari Sisa Industri Minyak

Pasir Beracun Rusun Marunda Diduga dari Sisa Industri Minyak

News | Senin, 07 Januari 2019 | 20:10 WIB

Terkini

5 Cara Memilih Jas Hujan yang Awet dan Anti Rembes, Perhatikan Bahan dan Jahitannya

5 Cara Memilih Jas Hujan yang Awet dan Anti Rembes, Perhatikan Bahan dan Jahitannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Makin Seru! Rayakan Sumpah Pemuda dengan Deretan Promo BRI

Makin Seru! Rayakan Sumpah Pemuda dengan Deretan Promo BRI

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah

Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:05 WIB

3 Sepatu Lari Lokal Plat Karbon untuk Menunjang Performa, Cek Harganya

3 Sepatu Lari Lokal Plat Karbon untuk Menunjang Performa, Cek Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

BRI Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Promo Istimewa di Merchant Pilihan

BRI Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Promo Istimewa di Merchant Pilihan

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Studi: Krisis Air di Nusa Tenggara Barat Bebani Anak Perempuan

Studi: Krisis Air di Nusa Tenggara Barat Bebani Anak Perempuan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ingin Awet Muda? Ini 5 Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Ingin Awet Muda? Ini 5 Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Kevin Diks Hilang dari Skuad Gladbach Meski Sempat Jadi Kapten

Kevin Diks Hilang dari Skuad Gladbach Meski Sempat Jadi Kapten

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:54 WIB

×