Tabloid Obor Rakyat Mau Terbit, PDIP Kumpulkan Kader untuk Jadi Mata Partai

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 11 Januari 2019 | 15:56 WIB
Tabloid Obor Rakyat Mau Terbit, PDIP Kumpulkan Kader untuk Jadi Mata Partai
Politisi PDI Perjuangan sekaligus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (M. Yasir)

Suara.com - PDI Perjuangan akan menggerakan seluruh kader sebagai mata dan telinga partai guna memantau rencana penerbitan kembali Tabloid Obor Rakyat yang sempat membuat gaduh Pilpres 2014. Pemberitaan tabloid tersebut sempat merugikan PDIP setelah memuat berita bohong alias hoaks kepada Joko Widodo atau Jokowi.

Politisi PDIP sekaligus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan kader-kader partai akan menyatukan barisan guna mengawasi serangan hoaks di Pilpres 2019.

"Kader dikumpulkan agar mereka menjadi mata partai, telinga partai, dalam tingkat gerakan akan menjadi otot partai," kata Ganjar di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Pengarah Teritorial Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin itu mengungkapkan, sejatinya pihaknya tak menyoal terkait rencana penerbitan kembali Tabloid Obor Rakyat. Hanya saja, patut diwaspadai mengingat penerbitan kembali tabloid tersebut mendekati masa Pilpres 2019.

"Maka mulai hari ini mereka akan melihat mata, telinga, dan otot partai itu akan mulai bergerak. Sehingga kalau tidak melanggar boleh saja, tapi kalau melanggar kita akan ambil tindakan," imbuhnya.

Sebelumnya, pemimpin redaksi Tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Budiono berencana menerbitkan kembali hasil pemberitaan redaksinya pada bulan besok atau Februari 2019.

Untuk diketahui, Tabloid Obor Rakyat pernah membuat masyarakat geger dengan menulis pemberitaan tentang Jokowi sebagai keturunan Tionghoa dan kaki tangan asing. Artikel itu muncul pada terbitan pertama Obor Rakyat pada Mei 2014 dengan judul headline 'Capres Boneka' dengan gambar karikatur Jokowi sedang mencium tangan Megawati Soekarnoputri.

Pemimpin redaksi Tabloid Obor Rakyat, Setiyardi kini sudah dapat menghirup udara bebas setelah menjalani masa tahanan. Ia bahkan berencana mendirikan kantor di dua lokasi yakni, Jakarta dan Solo, Jawa Tengah.

"Rencananya ada dua kantor, di Jakarta dan Solo," kata Setiyardi kepada Suara.com.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkantor Pusat di Solo, Pemred Obor Rakyat: Jawa Harus Diperhitungkan

Berkantor Pusat di Solo, Pemred Obor Rakyat: Jawa Harus Diperhitungkan

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 14:35 WIB

Keluar Penjara, Pemred Obor Rakyat Cari Reporter Baru, Ada yang Berminat?

Keluar Penjara, Pemred Obor Rakyat Cari Reporter Baru, Ada yang Berminat?

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 13:48 WIB

Ini 12 Rekomendasi Eksternal PDIP dari Hasil Rakornas 2019

Ini 12 Rekomendasi Eksternal PDIP dari Hasil Rakornas 2019

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 13:35 WIB

Setiyardi Budiono Tak Kapok Dipenjara karena Jadi Pimred Obor Rakyat

Setiyardi Budiono Tak Kapok Dipenjara karena Jadi Pimred Obor Rakyat

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 12:44 WIB

Tabloid Obor Rakyat Terbit Lagi, Pemred: Kritik Jokowi Juga Boleh

Tabloid Obor Rakyat Terbit Lagi, Pemred: Kritik Jokowi Juga Boleh

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 12:17 WIB

Terkini

Insentif Rp3 Juta Dinilai Kurang Efektif Dorong Peralihan Motor Listrik

Insentif Rp3 Juta Dinilai Kurang Efektif Dorong Peralihan Motor Listrik

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Sanksi Ekonomi AS Cengkeram 5 Sektor Vital Iran Demi Lumpuhkan Jalur Keuangan

Sanksi Ekonomi AS Cengkeram 5 Sektor Vital Iran Demi Lumpuhkan Jalur Keuangan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September

Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:15 WIB

OPPO Find X10 Tak Kejar Charging Kencang, Pilih Baterai Jumbo 8.000mAh

OPPO Find X10 Tak Kejar Charging Kencang, Pilih Baterai Jumbo 8.000mAh

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:12 WIB

ICW Soroti Pengadaan Merpati Istana Rp305 Juta, Bandingkan Nihilnya Anggaran Bencana

ICW Soroti Pengadaan Merpati Istana Rp305 Juta, Bandingkan Nihilnya Anggaran Bencana

Video | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:10 WIB

20 Kode Redeem FF Mobile Terbaru 25 Agustus 2026: Klaim Pemain Bintang dan Gems Gratis

20 Kode Redeem FF Mobile Terbaru 25 Agustus 2026: Klaim Pemain Bintang dan Gems Gratis

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:09 WIB

Tesla Recall Jutaan Unit Mobil Listrik karena Ada Masalah Keamanan di Bagian Pintu

Tesla Recall Jutaan Unit Mobil Listrik karena Ada Masalah Keamanan di Bagian Pintu

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:06 WIB

Dilarang Gelar Lapak Mulai 31 Agustus, Bagaimana Nasib PKL Kramat Jati?

Dilarang Gelar Lapak Mulai 31 Agustus, Bagaimana Nasib PKL Kramat Jati?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Tayang September, Shin Seung Ho Jadi Sosok Misterius di Film Reawaken Man

Tayang September, Shin Seung Ho Jadi Sosok Misterius di Film Reawaken Man

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Bagaimana Strategi Sanksi AS ke Iran Memengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia?

Bagaimana Strategi Sanksi AS ke Iran Memengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:55 WIB

×