Bos Garuda Bantah Ada Kesepakatan Maskapai Naikkan Tarif Tiket Pesawat

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Selasa, 15 Januari 2019 | 22:14 WIB
Bos Garuda Bantah Ada Kesepakatan Maskapai Naikkan Tarif Tiket Pesawat
Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara dalam konferensi pers di Restoran Penang Bistro, Jakarta, Selasa (15/1/2019). [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, membantah kenaikan tarif tiket pesawat atas kesepakatan bersama dengan maskapai yang ada di Indonesia. Ia menyebut kenaikan tarif untuk menyehatkan kondisi keuangan perseroan.

Pria yang akrab disapa Ari ini megaku hingga kini Garuda Indonesia masih merugi. Per September 2018 saja, kata dia, kerugian garuda Indonesia sebesar 142 juta dolar AS atau ‎Rp 2,002 triliun‎.

"Seperti yang Pak Alvin bilang, mereka (maskapai lain) enggak naik-naik karena Garuda enggak naik (harga tiketnya). Nah kan saya perlu menyehatkan Garuda juga, nah kita naikin (harga tiket). Nah karena mereka (maskapai lain) sudah kebelet, ya naik juga sama-sama. Bukannya sepakat," ujarnya dalam konferensi pers di Restoran Penang Bistro, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Ari menyebut kenaikan tarif tiket pesawat bisa disebut kartel jika harganya disamakan. Akan tetapi, sambung dia, tarif masing-masing maskapai dengan rute yang sama berbeda-beda.

"Kalau sepakat menaikan harga, harganya bisa sama dong. Itu namanya oligopoli, tapi ini kan karena saya (Garuda) naik ya mereka (maskapai lain) naik.‎ Nah yang sepakat itu menurunkan harga‎," tutur dia.

Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA) ini menambahkan, Garuda Indonesia berencana untuk menaikan tarif tiket pesawat di rute dan jam tertentu. Kenaikan tarif itu akan dilakukan secara bertahap.

"Saya akan naikan bertahap lah ya. Kalau demandnya masih tinggi, misalnya gini, kita kan di jam-jam tertentu memang kita sudah tetap, tidak akan turunkan. Nah di jam-jam yang kurang favorit, kalau demandnya tiba-tiba naik kayak imlek besok ya kita naikan. Kan itu demand supply aja," pungkas dia.

Sebelumnya, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengindikasikan ada kartel atau oligopoli dalam kenaikan tarif tiket pesawat. YLKI menduga para maskapai bersepakat dan sengaja untuk menaikan tarif tiket.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan, indikasi kartel terlihat dari maskapai yang serentak menaikan tarif tiket. Sementara, saat menurunkan tarif tiket, maskapai juga melakukannya secara serentak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

INACA: Tarif Tiket Naik, Maskapai Masih Rugi

INACA: Tarif Tiket Naik, Maskapai Masih Rugi

Bisnis | Selasa, 15 Januari 2019 | 21:35 WIB

INACA: Tiket Pesawat Kini Sudah Ada yang Rp 300 Ribu

INACA: Tiket Pesawat Kini Sudah Ada yang Rp 300 Ribu

Bisnis | Selasa, 15 Januari 2019 | 20:13 WIB

Disebut Prabowo Bakal Bangkrut, Ini Pernyataan Garuda Indonesia

Disebut Prabowo Bakal Bangkrut, Ini Pernyataan Garuda Indonesia

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 16:41 WIB

Maskapai Turunkan Harga Tiket Setelah Ada Kepastian Harga Avtur Turun

Maskapai Turunkan Harga Tiket Setelah Ada Kepastian Harga Avtur Turun

Bisnis | Minggu, 13 Januari 2019 | 19:31 WIB

Terkini

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 16:46 WIB

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:35 WIB

Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya

Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 16:30 WIB

Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais

Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 16:28 WIB

Setelah Nasi Matang, Apakah Rice Cooker Sebaiknya Dicabut? Ini Penjelasannya

Setelah Nasi Matang, Apakah Rice Cooker Sebaiknya Dicabut? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 16:26 WIB

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 16:18 WIB

Cara Mengompres Mata Panda dan Mata Lelah Pakai Air Mawar Viva Biar Segar Lagi

Cara Mengompres Mata Panda dan Mata Lelah Pakai Air Mawar Viva Biar Segar Lagi

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 16:14 WIB

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

×