Maskapai Turunkan Harga Tiket Setelah Ada Kepastian Harga Avtur Turun

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Minggu, 13 Januari 2019 | 19:31 WIB
Maskapai Turunkan Harga Tiket Setelah Ada Kepastian Harga Avtur Turun
Ketua Umum INACA Ari Askhara saat memberi keterangan terkait penerapan tarif batas atas dan tarif bawah pada maskapai penerbangan di Jakarta, Minggu (13/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Indonesia National Air Carrier Association (INACA) atau Asosiasi Maskapai Dalam Negeri sepakat menurunkan tarif tiket pesawat. Inaca berani menurunkan tarif setelah didukung dengan adanya insentif dari pemangku kepentingan soal biaya operasi.

Ketua Umum INACA Ari Askhara mengatakan beberapa komponen biaya operasional penerbangan saat ini masih membebani maskapai. Misalnya saja, harga bahan bakar Avtur yang dinilai masih tinggi. Sebanyak 40-45 persen harga bahan bakar Avtur membebani biaya operasi sekali penerbangan.

Berdasakan data Pertamina Aviation, harga Avtur per Desember 2018 di Bandara Soekarno - Hata Tangerang, dipatok sebesar 58,60 sen dolar AS per liter.

"Dampaknya terhadap kinerja yang tadinya megap-megap, Ini ada Pak Awaludin (Angkasa Pura II), Pak Faik (Angkasa Pura I), Pak Novie (AirNav Indonesia) kita dapatkan support, sehingga kita bisa mengurangi biaya yang ditanggung airline. Beliau sudah komitemen untuk segera menurunkan biaya-biaya variable maskapai," ujarnya saat konferensi pers di Restoran Batik Kuring, Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Ari kemudian menuturkan, jika ‎para maskapai mendapatkan kepastian adanya penurunan harga bahan bakar tersebut, maka maskapai tak segan-segan lagi untuk menurunkan harga tarif pesawat.

"Jadi kita udah dapat support dari BUMN, ESDM dan Kemenhub bahawa akan turunkan harga avtur khususnya di Jakarta," tutur Ari.

Ditempat yang sama, Direktur Utama Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, pihaknya bersama Angkasa Pura I akan memberikan insentif berupa diskon dari Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U). D

iskon itu misalnya pelayanan jasa pendaratan, jasa parkir pesawat, hingga jasa inap pesawat. Namun Awaluddin enggan menyebutkan berapa diskon yang diberikan kepada maskapai.

"‎Sepertinya ini lebih dinamis penetapan tarif. Intinya ini business to business dengan maskapai," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Tiket Pesawat Turun 20 sampai 60 Persen

Harga Tiket Pesawat Turun 20 sampai 60 Persen

Bisnis | Minggu, 13 Januari 2019 | 17:39 WIB

INACA: Harga Tiket Pesawat Masih Sesuai Aturan Kemenhub

INACA: Harga Tiket Pesawat Masih Sesuai Aturan Kemenhub

Bisnis | Minggu, 13 Januari 2019 | 17:33 WIB

Berikut Daftar Rute Penerbangan yang Harga Tiketnya Turun

Berikut Daftar Rute Penerbangan yang Harga Tiketnya Turun

Bisnis | Minggu, 13 Januari 2019 | 17:22 WIB

INACA: Tarif Tiket Pesawat Turun per Hari Ini

INACA: Tarif Tiket Pesawat Turun per Hari Ini

Bisnis | Minggu, 13 Januari 2019 | 15:46 WIB

Tiket Pesawat Mahal Ditambah Bagasi Bayar, YLKI : Tindakan Semena-mena

Tiket Pesawat Mahal Ditambah Bagasi Bayar, YLKI : Tindakan Semena-mena

Bisnis | Minggu, 13 Januari 2019 | 13:47 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

×