Sandiaga Pijat Prabowo di Debat, Timses Jokowi: Sudah Tegang?

Dwi Bowo Raharjo, Walda Marison

Jum'at, 18 Januari 2019 | 00:55 WIB
Sandiaga Pijat Prabowo di Debat, Timses Jokowi: Sudah Tegang?
Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung

Suara.com - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan aksi pijat yang dilakukan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno ke Capres Prabowo Subianto karena sudah merasa tegang saat debat perdana di Pemilu 2019.

Menurut Hasto, Prabowo terlihat mulai geram karena Jokowi menayakan banyak eks koruptor Partai Gerindra diizinkan ikut Pileg 2019.

"Yang tertarik tadi adalah kenapa pak Sandi di mincik memincik dalam panggung tadi, sudah tegang gitu?," ujarnya di Rumah Pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019) malam.

Pendapat yang sama juga disampaikan Sekjen Partai Golkar, Lodewijk Freidrich. Menurutnya tidak terlihat tenang dari pasangan Prabowo - Sandi selama debat.

"Yang paling penting kontrol diri, ini terlihat betapa Pak Jokowi dan Maruf Amin sangat tenang dan kita bisa bandingkan dengan pasangan nomor 02, gugup. Akhirnya karena gugup, panik keluar dari substansi," terangnya.

Ketenangan yang dimilik Jokowi saat debat, kata dia, karena Capres petahana itu sudah tau seluk beluk permasalahan negara. Itu yang menjadi modal utama Jokowi

"Pak Jokowi secara katakan dari rekam jejak kemudian dari program-program, ide dan gagasannya memang sudah diaplikasikan. Itu yang menjadi modal kuat pak Jokowi dan pak Ma'ruf tampil prima untuk diskusi ataupun debat pada malam ini," kata dia.

Sebelumnya, Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi melemparkan pertanyaan mengenai banyaknya mantan koruptor dari Partai Gerindra yang ikut berkompetisi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) di Pemilu 2019. Jokowi menyebut majunya caleg eks koruptor setelah mendapat persetujuan dari Capres 02 Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra.

"Kita tahu korupsi adalah kejahatan luar biasa. Menurut ICW partai yang bapak pimpin banyak mencalonkan koruptor, caleg yang menandatangani itu ketua umum, bagaimana pendapat anda?," tanya Jokowi kepada Prabowo dalam debat capres di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.

baca juga

Menanggapi pertanyaan Jokowi, Prabowo merasa mantan Gubernur DKI Jakarta itu telah menuduh partainya melakukan korupsi. Dengan nada tinggi, ia menegaskan partai berlambang kepala burung Garuda itu bukan kumpulan para koruptor.

"Partai kita antikorupsi," tegas Prabowo dengan nada tinggi.

"Itu data dari ICW, Saya tidak menuduh partai bapak korupsi," bantah Jokowi.

Saat waktu bicara Jokowi masih tersisa sekitar 30 detik, Prabowo hendak memotong pernyataan Jokowi namun dicegah oleh moderator.

Prabowo pun langsung mengangkat tangannya sambil berjoget. Sementara cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno tampak canggung dan berjalan ke belakang Prabowo sembari memijat bahu Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Jokowi Sebut Prabowo Gugup dan Panik Saat Debat Perdana di Pemilu 2019

Kubu Jokowi Sebut Prabowo Gugup dan Panik Saat Debat Perdana di Pemilu 2019

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 00:10 WIB

Prabowo: Kalau Ada Kader Gerindra Korupsi, Saya yang Masukkan ke Penjara

Prabowo: Kalau Ada Kader Gerindra Korupsi, Saya yang Masukkan ke Penjara

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 22:55 WIB

Eks Koruptor Gerindra Nyaleg, Prabowo: Mungkin Korupsinya Nggak Seberapa

Eks Koruptor Gerindra Nyaleg, Prabowo: Mungkin Korupsinya Nggak Seberapa

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 22:44 WIB

Prabowo Sebut Teroris di Indonesia Dikendalikan Pihak Asing

Prabowo Sebut Teroris di Indonesia Dikendalikan Pihak Asing

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 21:56 WIB

Bicara Nasib Disabilitas, Maruf Amin: Nabi Saja Pernah Ditegur Allah

Bicara Nasib Disabilitas, Maruf Amin: Nabi Saja Pernah Ditegur Allah

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 21:31 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB