Pemkot Jakpus Tak Tambah Pengamanan Pasca Bentrok Satpol PP dengan PKL Liar

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 18 Januari 2019 | 17:49 WIB
Pemkot Jakpus Tak Tambah Pengamanan Pasca Bentrok Satpol PP dengan PKL Liar
Warga melintas di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta, Senin (26/3).

Suara.com - Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara tidak menambah jumlah petugas Satpol PP untuk berjaga di sekitar Jalan Jati Baru, Tanah Abang, pascabentrok antara Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Satpol PP. Bayu yakin tidak akan ada bentrokan susulan antara petugas Satpol PP dengan pedagang liar.

Bayu menerangkan, petugas Satpol PP yang berpatroli di kawasan Tanah Abang tetap sebanyak 65 petugas. Tidak ada penambahan personel usai terjadinya bentrok pada Kamis (17/1/2019) pagi.

"Pengamanan sehari-hari saya terjunkan 66 petugas Satpol PP. Tiap hari rutin disana, nggak ada penambahan," kata Bayu saat dihubungi, Jumat (18/1/2019).

Bayu mengklaim tidak akan terjadi bentrok serupa lagi. Sebab, aksi lempar batu PKL liar terhadap petugas Satpol PP karena terjadi kesalahpahaman.

"Nggak ada bentrok cuma pedagang doang yang eksisting di situ InsyaAllah nggak ada lagi. Toh hari ini aman-aman juga," ungkap Bayu.

Meski demikian, Bayu memastikan Pemkot Jakarta Pusat tidak akan menyediakan lahan baru bagi para PKL liar yang tidak kebagian lapak berjualan di Jembatan Penyeberangan Multiguna atau dikenal Skybridge Tanah Abang. Sebab, ia mengklaim di sekitar Tanah Abang sudah tidak ada lahan kosong lagi.

"Namanya juga nggak ada tempatnya lagi mau ditaruh dimana. Lokasi? Nggak ada kans udah ada di atas lokasinya (Skybridge)," tutup Bayu.

Sebelumnya, pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang, Jakarta Pusat terlibat dengan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Kamis (17/1/2019). Peristiwa keributan yang terjadi di kolong Blok F, Tanah Abang, Jalan Kebon Jati Raya terjadi sekira pukul 10.00 WIB.

Kejadian bermula saat tim patroli dari Satpol PP Jakarta Pusat tengah menjalankan patroli rutin di sekitar kawasan Tanah Abang. Saat itulah, tim Satpol PP mendengar teriakan dengan disusul pelemparan barang terhadap petugas. Tidak ada korban jiwa dan luka-luka saat terjadi keributan antara PKL dan Satpol PP.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkot Jakpus Tak Akan Sediakan Lapak Baru untuk PKL Liar Tanah Abang

Pemkot Jakpus Tak Akan Sediakan Lapak Baru untuk PKL Liar Tanah Abang

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 16:34 WIB

Bentrok di Tanah Abang, Pemkot Jakpus Tak Punya Data PKL Liar

Bentrok di Tanah Abang, Pemkot Jakpus Tak Punya Data PKL Liar

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 16:06 WIB

Betrok PKL vs Satpol PP di Tanah Abang, Polisi: PKL Tak Mau Tertib

Betrok PKL vs Satpol PP di Tanah Abang, Polisi: PKL Tak Mau Tertib

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 12:42 WIB

Bentrok PKL vs Satpol PP di Tanah Abang, 2 Pedagang Jadi Tersangka

Bentrok PKL vs Satpol PP di Tanah Abang, 2 Pedagang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 12:33 WIB

Provokator Ricuh PKL Tanah Abang Tertangkap

Provokator Ricuh PKL Tanah Abang Tertangkap

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 09:35 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×