Tanah Abang Alami Kemunduran, Anies Diminta Belajar dari Jokowi dan Ahok

Dwi Bowo Raharjo | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 18 Januari 2019 | 21:24 WIB
Tanah Abang Alami Kemunduran, Anies Diminta Belajar dari Jokowi dan Ahok
PKL Tanah Abang. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan diminta untuk belajar dari Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam menata kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sebab, Tanah Abang dibawah kepemimpinan Anies dinilai mengalami kemunduran.

Pengamat Tata Kota Nirwono Joga mengatakan saat Jakarta dipimpin oleh Jokowi dan Ahok, penataan Tanah Abang mengalami kemajuan pesat. Pusat grosir dunia itu tertata baik, bersih dan diklaim tidak ada Pedagang Kaki Lima (PKL).

"Saat di awal era Pak Jokowi terutama, Tanah Abang sempat menikmati kebersihan, ketertiban penataan PKL dan terbukti bisa. Itu masa paling berhasil penataan Tanah Abang," kata Nirwono saat dihubungi, Jumat (18/1/2019).

Menurut Nirwono, setelah Jakarta dipimpin oleh Anies penataan Tanah Abang mengalami kemunduran. Ia menilai Anies membiarkan PKL berdagang di trotoar Jalan Jatibaru, sehingga akhirnya PKL berani melakukan perlawanan saat petugas tengah melakukan penertiban PKL liar.

"Ya ini kemunduran. Gubernur tidak tegas menegakkan aturan. Ini yang terkadang membuat Satpol PP menjadi sering bertindak ragu," ungkap Nirwono.

Lebih jauh Nirwono mengatakan, Anies seharusnya mau berbesar hati dan melanjutkan program penataan kawasan sebelumnya suda ada di era Jokowi dan Ahok. Nirwono menyayangkan terobosan Anies dan dinilai justru merusak penataan yang telah tercipta baik.

Terobosan Anies ini pun dinilai telah menabrak peraturan yang ada. Sebab, sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, PKL dilarang berjualan diatas trotoar.

"Setiap gubernur justru harus berbesar hati untuk meneruskan program gubernur terdahulu yang sudah terbukti berhasil. Ikuti rencana tata kota yang sudah ada dan aturan hukum yg berlaku," pungkas Nirwono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akan Aktifkan Jalur KA Garut, Jokowi: Charlie Chaplin Dulu Pernah ke Sini

Akan Aktifkan Jalur KA Garut, Jokowi: Charlie Chaplin Dulu Pernah ke Sini

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 21:10 WIB

Fahri Hamzah: Haram Bawa Contekan saat Debat Pilpres 2019

Fahri Hamzah: Haram Bawa Contekan saat Debat Pilpres 2019

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 21:03 WIB

Kontras Sebut Debat Capres - Cawapres Pertama Hanya Formalitas

Kontras Sebut Debat Capres - Cawapres Pertama Hanya Formalitas

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 20:47 WIB

KPAI Minta Anies Usut Dugaan Lab Sekolah Dijadikan Gudang Narkoba

KPAI Minta Anies Usut Dugaan Lab Sekolah Dijadikan Gudang Narkoba

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 20:37 WIB

Terkini

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB