Pengamat: Debat Tak Berjalan Natural karena Ada Capres Bawa Contekan

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 21 Januari 2019 | 18:00 WIB
Pengamat: Debat Tak Berjalan Natural karena Ada Capres Bawa Contekan
Pakar Komunikasi UI Eman Sulaiman dalam sebuah acara diskusi. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pakar Komunikasi Universitas Indonesia (UI) Eman Sulaiman menilai kalau debat perdana capres - cawapres tidak berhasil memuaskan masyarakat Indonesia. Pasalnya, kata dia ada salah satu capres yang ketika debat hanya disibukkan dengan mencontek jawaban yang telah disiapkan.

"Debatnya tidak berjalan natural jawabannya yang diberikan oleh masing-masing capres tidak mencerminkan siapa dirinya karena jawaban yang diberikan itu, karena ada satu capres yang membawa contekan," ungkap Eman dalam diskusi bertajuk 'Debat Pilpres Perdana Antara Gaya Atau Substansi' di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Eman mengungkapkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah salah dalam menetapkan satu keputusan untuk debat yakni memberikan kisi-kisi kepada capres - cawapres sebelum acara perang argumentasi itu digelar.

"Antiklimaks karena mungkin kesalahan dari KPU di mana sebelumnya kita sudah mendengarkan kabar bahwa acara debat itu pertanyaannya sudah dibuatkan kisi-kisi," sambungnya.

Selain itu, Eman juga menilai kalau Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto terlalu sopan saat menghadapi lawannya yakni Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi. Padahal menurut Eman, Prabowo bisa menggempur Jokowi dengan persoalan-persoalan yang muncul pada pemerintahan Jokowi.

"Pak Prabowo terlalu santun, elok dan terlalu menghargai petahana. Harusnya oposisi yang lebih agresif dan melawan membuka keborokan dan kekurangan petahana selama empat tahun sehingga masyarakat tahu bahwa petahana harus diganti," ujarnya.

"Jadi, harusnya kubu pak Prabowo misalnya harus mulai dari ini loh kondisi negara saat ini, dari hukum kurang, dari Hak Asasi Manusia (HAM) kurang, dari segi birokrasi kurang, karena itu beliau akan menjadi presiden dan mampu menutupi kekurangan-kurangan tersebut," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota KPU Tangsel dari Gerindra Disanksi Berat, Begini Kata Timses Jokowi

Anggota KPU Tangsel dari Gerindra Disanksi Berat, Begini Kata Timses Jokowi

News | Senin, 21 Januari 2019 | 15:50 WIB

Klaim Kisi-kisi Debat Tak Penting, Ini Penjelasan TKN Jokowi

Klaim Kisi-kisi Debat Tak Penting, Ini Penjelasan TKN Jokowi

News | Senin, 21 Januari 2019 | 15:27 WIB

Nyambi Jadi Pengurus Gerindra, Anggota KPU Tangsel Kena Sanksi Berat

Nyambi Jadi Pengurus Gerindra, Anggota KPU Tangsel Kena Sanksi Berat

News | Senin, 21 Januari 2019 | 14:32 WIB

Masih Ditolak Jadi Caleg DPD RI, Pendukung OSO Kembali Demo KPU

Masih Ditolak Jadi Caleg DPD RI, Pendukung OSO Kembali Demo KPU

News | Senin, 21 Januari 2019 | 13:46 WIB

Kubu Prabowo: yang Dibangun Ma'ruf Amin dalam Meraih Dukungan Sangat Fatal

Kubu Prabowo: yang Dibangun Ma'ruf Amin dalam Meraih Dukungan Sangat Fatal

News | Senin, 21 Januari 2019 | 12:23 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×