Respons Tabloid Barokah Indonesia, Sandiaga: Masyarakat Bosan Pola Lama

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Minggu, 27 Januari 2019 | 22:02 WIB
Respons Tabloid Barokah Indonesia, Sandiaga: Masyarakat Bosan Pola Lama
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. (Suara.com/Tio)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menilai peredaran Tabloid Indonesia Barokah merupakan bentuk kampanye hitam. Dia pun meminta agar polisi bertindak cepat supaya peredaran tabloid kontroversial itu tak sampai ke tangan masyarakat.

Terkait hal ini, Sandiaga mengklaim bersama capres Prabowo Subianto sudah berkomitmen untuk tidak melakukan kampanye hitam.

"Kami sudah komitmen bahwa Prabowo-Sandi untuk kampanye damai tidak menggunakan kampanye hitam apalagi menggunakan pola-pola lama, masyarakat sudah sangat menolak pola kampanye hitam," kata Sandiaga Uno di Roemah Djoeang, Kebayoran, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2019).

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu juga mengimbau pendukungnya untuk tidak ikut melakukan kampanye hitam seperti menerbitkan media yang menyebarkan ujaran kebencian serta berita hoaks.

Sandiaga juga mengaku setuju dengan arahan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dengan tegas menyuruh masyarakat untuk membakar tabloid Indonesia Barokah jika melihatnya. Ia juga meminta proses hukum terus berjalan.

"Menurut saya yang paling terpenting adalah mencegah, penyebaran berita-berita yang sangat merugikan, dan menciderai proses demokrasi," jelasnya.

Seperti diketahui, tabloid yang dikirim oleh pengirim misterius itu tersebar melalui jasa pengiriman pos. Bawaslu di sejumlah daerah telah menyita Tabloid Indonesia Barokah.

Informasinya, tabloid itu sudah menyebar di Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Sedangkan redaksi dari tabloid itu dikabarkan berada di Bekasi, Jawa Barat.

Tabloid Indonesia Barokah yang beredar menampilkan halaman depan berjudul 'Reuni 212: Kepentingan Umat Atau Kepentingan Politik?'. Selain itu, ada juga judul-judul kecil yang menyebut soal Hizbut Tahrir juga radikalisme.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Endus Ada Perpecahan di Elite dan Akar Rumput PBB

Sandiaga Endus Ada Perpecahan di Elite dan Akar Rumput PBB

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 20:47 WIB

Kelaparan dan Dihantui Korban, Otak Pembakar Janda Inah Akhirnya Menyerah

Kelaparan dan Dihantui Korban, Otak Pembakar Janda Inah Akhirnya Menyerah

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 20:00 WIB

Setelah Hantam 3 Rumah dan Motor, Sopir Truk Ugal-ugalan Kabur

Setelah Hantam 3 Rumah dan Motor, Sopir Truk Ugal-ugalan Kabur

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 15:49 WIB

Perkosa Perempuan Difabel, Guru Honerer Ini Berakhir Dibui

Perkosa Perempuan Difabel, Guru Honerer Ini Berakhir Dibui

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 15:33 WIB

Polisi dan Guru Goyang India, Siswa Dibuat Gemas Melihatnya

Polisi dan Guru Goyang India, Siswa Dibuat Gemas Melihatnya

Tekno | Minggu, 27 Januari 2019 | 15:13 WIB

Terkini

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

×