Suara PBB Pecah di Pilpres 2019, Tim Prabowo: Bisa Dicek di Lapangan

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 28 Januari 2019 | 15:57 WIB
Suara PBB Pecah di Pilpres 2019, Tim Prabowo: Bisa Dicek di Lapangan
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria. (Suara.com/ Ria Rizki)

Suara.com - Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tak ambil pusing dengan keputusan Partai Bulan Bintang (PBB) yang mendeklarasikan dukungannya untuk Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. Melihat dari masifnya kader PBB ikut andil dalam kampanye, Riza yakin banyak dari mereka yang mencoblos Prabowo - Sandiaga.

Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menghormati terkait keputusan yang disampaikan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra saat Rakornas PBB, Minggu (27/1/2019). Namun di sisi lain, dirinya malah merasakan kuatnya dukungan dari pada kader-kader PBB selama masa kampanye Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga.

"Bisa dicek di lapangan, bisa disurvei. Pilihan boleh berbeda, dukungan. Tapi yang penting waktu nyoblos pilih Prabowo - Sandiaga," kata Riza di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senin (28/1/2019).

Riza enggan berkomentar soal dampak yang terjadi dengan suara pemilih muslim apabila PBB telah deklarasi dukungannya ke Jokowi - Maruf Amin. Dirinya mengaku tidak mau menghitung soal suara yang diberikan PBB kepada Pilpres 2019.

"Saya tidak mau menghitung-hitung. Berapa sih suara partai PBB yang lalu dan sekarang. Bagi Prabowo - Sandiaga siapa pun hormati mana pun. Besar dan kecil harus dihormati," pungkasnya.

Untuk diketahui, Partai Bulan Bintang (PBB) telah menyatakan secara resmi akan memberikan dukung politik terhadap pasangan capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf dalam Pilpres 2019. Hal itu disampaikan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/1/2019).

Menurutnya, keputusan dukungan politik itu diambil dari hasil musyawarah besar yang dilakukan dalam rapat pleno DPP PBB pada 19 Januari 2019 lalu.

"Walaupun harus menempuh proses jalan panjang dan berliku alhamdulillah kesepakatan dicapai. Setelah menimbang berbagai hal kami telah memutuskan memberikan dukungan politik kepada capres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin," kata Yusril saat berpidato di dalam rapat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terdakwa Korupsi Sebut Partai Nanggroe Aceh Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

Terdakwa Korupsi Sebut Partai Nanggroe Aceh Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Senin, 28 Januari 2019 | 15:17 WIB

PBB Merapat ke KIK, PSI: Jokowi Pemersatu Partai Nasionalis dan Islam

PBB Merapat ke KIK, PSI: Jokowi Pemersatu Partai Nasionalis dan Islam

News | Senin, 28 Januari 2019 | 14:35 WIB

TKN Sebut Dukungan PBB Tepis Isu Jokowi Anti Islam

TKN Sebut Dukungan PBB Tepis Isu Jokowi Anti Islam

News | Senin, 28 Januari 2019 | 13:24 WIB

Golkar Senang PBB Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin, Dapat Banyak Pemilih Islam

Golkar Senang PBB Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin, Dapat Banyak Pemilih Islam

News | Senin, 28 Januari 2019 | 12:54 WIB

Pesan Pegawai Kemenkeu ke Prabowo : Jangan Hina dan Cederai Profesi Kami

Pesan Pegawai Kemenkeu ke Prabowo : Jangan Hina dan Cederai Profesi Kami

Bisnis | Senin, 28 Januari 2019 | 12:28 WIB

Terkini

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:37 WIB

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB