PBB Merapat ke KIK, PSI: Jokowi Pemersatu Partai Nasionalis dan Islam

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 28 Januari 2019 | 14:35 WIB
PBB Merapat ke KIK, PSI: Jokowi Pemersatu Partai Nasionalis dan Islam
Sekjen PSI Raja Juli Antoni. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni menilai bergabungnya Partai Bulan Bintang (PBB) menunjukkan kapasitas Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo sebagai sosok pemimpin yang nasionalis. Ihwal merapatnya PBB ke Koalisi Indonesia Kerja (KIK) menandakan Jokowi bisa mempersatukan ideologi politik kubu agamis dan nasionalis. 

"Bergabungnya PBB sekaligus menunjukkan bahwa Pak Jokowi adalah tokoh nasionalis dengan posisi Pak Jokowi menjadi semacam pemersatu kawan-kawan baik dari partai Islam maupun nasionalis," kata Raja Juli kepada wartawan, Senin (28/1/2019).

Dia menilai hanya di bawah kepemimpinan Jokowi, perbedaan pandangan antara partai politik bisa bersatu dan berjuang bersama-sama. Misalnya saja, Toni menjelaskan PBB merupakan partai yang berkomitmen memperjuangkan syariah Islam dan PSI tegas menolak peraturan daerah yang berbasis syariah Islam tersebut.

Namun, lanjut Toni, kedua partai baik PSI dan PBB dibawah kepemimpinan Jokowi itu mampu bersatu dan mengesampingkan idelogi partainya untuk bersama-sama berjuang memenangkan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"Ini menunjukkan Pak Jokowi sebagai titik temu di mana partai-partai bertemu sekaligus perbedaan-perbedaan partai bisa dirayakan bersama," ungkapnya.

Lebih lanjut, Toni meyakini dengan bergabungnya partai yang di pimpin Yusril Ihza Mahendra ke dalam KIK akan semakin memperkuat suara Jokowi di Pilpres 2019.

"Bergabungnya PBB akan semakin memperkuat posisi Pak Jokowi dan menambah suara untuk kemenangan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin," tutupnya.

Sebelumnya, Partai Bulan Bintang (PBB) mengumumkan secara resmi mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 . Hal itu di umumkan Ketua Umum PBB, Yusril Izha Mahendra usai menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DPP PBB di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara pada Minggu (27/1) kemarin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TKN Sebut Dukungan PBB Tepis Isu Jokowi Anti Islam

TKN Sebut Dukungan PBB Tepis Isu Jokowi Anti Islam

News | Senin, 28 Januari 2019 | 13:24 WIB

Golkar Senang PBB Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin, Dapat Banyak Pemilih Islam

Golkar Senang PBB Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin, Dapat Banyak Pemilih Islam

News | Senin, 28 Januari 2019 | 12:54 WIB

Suara PBB Pecah di Pilpres 2019, PKS Yakin Banyak Jamaah PBB Dukung Prabowo

Suara PBB Pecah di Pilpres 2019, PKS Yakin Banyak Jamaah PBB Dukung Prabowo

News | Senin, 28 Januari 2019 | 11:42 WIB

Suara PBB Pecah di Pilpres, Tim Jokowi: Harusnya Kader PBB Loyal ke Partai

Suara PBB Pecah di Pilpres, Tim Jokowi: Harusnya Kader PBB Loyal ke Partai

News | Senin, 28 Januari 2019 | 11:21 WIB

Fadli Zon Sebut Dukungan Politik PBB Tak Pengaruhi Suara Pemilih Islam

Fadli Zon Sebut Dukungan Politik PBB Tak Pengaruhi Suara Pemilih Islam

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 23:19 WIB

Terkini

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:17 WIB

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB