Jangan Sembarangan Beri KTP, Marak Dicatut Orang Kaya Beli Mobil Mewah

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 28 Januari 2019 | 21:26 WIB
Jangan Sembarangan  Beri KTP, Marak Dicatut Orang Kaya Beli Mobil Mewah
ILUSTRASI - KTP disalahgunakan bosnya, Aliyah malah terdata menunggak pajak mobil mewah. (Suara.com/Chyntia Sami)

Suara.com - Pelaksana Tugas Kepala Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta Faisal Syafruddin akan melaporkan kasus beli mobil mewah dengan menggunakan KTP orang lain, ke Dirlantas Polda Metro Jaya. Sebab, kasus pinjam KTP untuk membeli mobil mewah kekinian marak terjadi di Jakarta.

Faisal mengatakan, meminjam KTP untuk membeli kendaraan mewah dapat merugikan dari segi penerimaan pajak.

Oleh karena itu, ia akan berkoordinasi dengan Dirlantas Polda Metro Jaya untuk mencari cara agar kasus serupa tak lagi terjadi.

"Kami dari badan pajak bertindak selaku administasi. Selebihnya akan kami sampaikan kepada Dirlantas Polda Metro Jaya agar bisa menindaklanjutin permasalahan ini," kata Faisal saat ditemui di Kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (28/1/2019).

Faisal menjelaskan, pembelian kendaraan menggunakan KTP milik orang lain atau menggunakan alamat palsu melanggar peraturan yang ada.

Terlebih ketika kendaraan itu menunggak pajak, pemilik KTP yang dipinjami tidak merasa memiliki kendaraan itu sehingga merugikan penerimaan pajak daerah.

BPRD akan bekerja sama dengan Dirlantas Polda Metro Jaya untuk segera mencarikan solusi atas permasalahan ini.

"Jadi sering dia menggunakan KTP orang lain untuk membeli atau memiliki kendaraan mewah yang ada. Ini merupakan suatu ketidakesuaian dengan peraturan yang ada," ungkap Faisal.

Sebagai contoh, kasus penggunaan KTP untuk membeli mobil mewah terjadi di Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Andi Suherman yang diketahui pemilik identitas atas Mobil Porsche Cayman mengaku tak mengetahui KTP-nya digunakan untuk membeli mobil.

Ia hanya meminjamkan KTP kepada sang bos. Besar tunggakan pajak kendaraannya juga cukup besar, mencapai Rp 28.290.000.

Sementara itu, kekinian kasus serupa terjadi di Taman Sari, Jakarta Barat. Abdul Manan memberikan fotokopi KTP kepada orang asing yang menjanjikannya sembako. KTP Abdul justru digunakan untuk membeli Bentley Continental GT keluaran 2013. Mobil itu menunggak pajak hingga Rp 108.098.550.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mardani: Prabowo Akan Tetapkan Pajak Lebih Rendah

Mardani: Prabowo Akan Tetapkan Pajak Lebih Rendah

Bisnis | Sabtu, 26 Januari 2019 | 05:05 WIB

Siap-Siap, Turis Asing yang Ingin ke Bali Akan Kena Pajak

Siap-Siap, Turis Asing yang Ingin ke Bali Akan Kena Pajak

Lifestyle | Selasa, 22 Januari 2019 | 20:38 WIB

Spanyol Bakal Naikkan Pajak untuk Facebook dan Google

Spanyol Bakal Naikkan Pajak untuk Facebook dan Google

Bisnis | Selasa, 22 Januari 2019 | 05:57 WIB

YouTuber dan Selebgram Siap-siap Dikenakan Pajak, Ini Kata Sri Mulyani

YouTuber dan Selebgram Siap-siap Dikenakan Pajak, Ini Kata Sri Mulyani

Bisnis | Minggu, 20 Januari 2019 | 07:53 WIB

Terkini

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:14 WIB

Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang

Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:04 WIB

4 Dokter Muda Meninggal Saat Magang Sejak Februari 2026, Seberapa Berat Beban Kerja Nakes?

4 Dokter Muda Meninggal Saat Magang Sejak Februari 2026, Seberapa Berat Beban Kerja Nakes?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:52 WIB

Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan

Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:49 WIB

Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini

Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:41 WIB

Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza

Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:28 WIB

Mukjizat di Perkebunan Rambunan: 5 Hari Hilang di Hutan, Nenek 79 Tahun Ditemukan Selamat!

Mukjizat di Perkebunan Rambunan: 5 Hari Hilang di Hutan, Nenek 79 Tahun Ditemukan Selamat!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:16 WIB

Iran Klaim AS Respons Proposal Perdamaian 14 Poin via Pakistan

Iran Klaim AS Respons Proposal Perdamaian 14 Poin via Pakistan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:12 WIB

Gunung Mayon Meletus, Ribuan Warga Filipina Dievakuasi dan 52 Desa Terdampak Abu

Gunung Mayon Meletus, Ribuan Warga Filipina Dievakuasi dan 52 Desa Terdampak Abu

News | Senin, 04 Mei 2026 | 09:56 WIB

Banjir Rob Intai Pesisir Jakarta hingga 8 Mei, BPBD Minta Warga Siaga Tengah Malam

Banjir Rob Intai Pesisir Jakarta hingga 8 Mei, BPBD Minta Warga Siaga Tengah Malam

News | Senin, 04 Mei 2026 | 09:55 WIB