Ahmad Dhani Diminta Catat Kejanggalan Rutan Cipinang, Ini Kata Ditjen PAS

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Jum'at, 01 Februari 2019 | 13:13 WIB
Ahmad Dhani Diminta Catat Kejanggalan Rutan Cipinang, Ini Kata Ditjen PAS
Kabid Humas Ditjen PAS, Ade Kusmanto. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Kabid Humas Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen PAS), Ade Kusmanto mengaku tak khawatir atas instruksi Amien Rais kepada Ahmad Dhani untuk mencatat segala kejanggalan yang ada di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Ade mengaku pihaknya terbuka dan menerima segala masukan.

Ade mengatakan, pihaknya tak alergi dengan segala masukan dan kritikan yang ada. Untuk itu, Ade mempersilakan Ahmad Dhani untuk melaporkan bila nantinya ada kejanggalan di Rutan Cipinang.

"Laporin aja, kita kan menerima segala masukan dan enggak alergi kritik," ujar Ade saat ditemui di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).

Ade mengatakan, selama ini pihaknya selalu menjunjung nilai profesionalisme, akuntabel dan transparansi. Hal itu sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Tata nilai itu harus kita laksanakan. Kalau ada hal-hal yang tidak membuat masyarajat puas, publik tidak puas, ya bisa disampaikan. Dalam segi pelayanan, penyimpangan, ditindakan," kata dia.

Sebelumnya, Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais meminta terpidana kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani mencatat kejanggalan yang ada di Rutan Cipinang , Jakarta Timur. Amien Rais bahkan meminta pentolan band Dewa 19 itu tidak hanya mencatat kejanggalan yang kasat mata, melainkan juga yang tak kasat mata.

"Saya meminta kepada mas Ahmad Dhani, tolong selama Anda ditahan, catat baik-baik semua kejanggalan yang ada di dalam Rutan Cipinang ini. Bukan saja yang kasat mata," kata Amien Rais saat menjenguk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (31/1) kemarin.

Untuk diketahui, Ahmad Dhani mendekam di sel tahanan lantaran dinyatakan bersalah oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan karena telah menyebarkan ujaran kebencian di media sosial pada Senin (28/1/2019). Dirinya didakwa 1 tahun 6 bulan penjara.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkumham Tolak Tanggapi Ancaman Amien Rais soal Penjara Ahmad Dhani

Menkumham Tolak Tanggapi Ancaman Amien Rais soal Penjara Ahmad Dhani

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 11:57 WIB

Tak Berizin, Ketua Seknas Prabowo - Sandiaga Tak Bisa Jenguk Ahmad Dhani

Tak Berizin, Ketua Seknas Prabowo - Sandiaga Tak Bisa Jenguk Ahmad Dhani

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 11:50 WIB

Ancaman Amien Rais untuk Membela Ahmad Dhani

Ancaman Amien Rais untuk Membela Ahmad Dhani

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 06:19 WIB

Dirangkul Ahmad Dhani, Mulan Jameela : Hasbunallah Wani'mal Wakil...

Dirangkul Ahmad Dhani, Mulan Jameela : Hasbunallah Wani'mal Wakil...

Entertainment | Jum'at, 01 Februari 2019 | 07:05 WIB

Fadli Zon Galang Petisi buat Ahmad Dhani, PDIP: Manuver Politik Prabowo

Fadli Zon Galang Petisi buat Ahmad Dhani, PDIP: Manuver Politik Prabowo

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 21:38 WIB

Terkini

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:19 WIB

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:08 WIB

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:04 WIB

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:59 WIB

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:49 WIB

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB