Jadi Kontroversi, Cucu Sesalkan Ada yang Politisir Doa Mbah Moen

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 03 Februari 2019 | 15:25 WIB
Jadi Kontroversi, Cucu Sesalkan Ada yang Politisir Doa Mbah Moen
Mbah Moen bersama Jokowi. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Rojih Ubab Maemoen menyebut adanya pihak yang mempolitisir video viral KH. Maimoen Zubair atau Mbah Moen yang kepleset mendoakan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menang di Pilpres 2019. Rojih mengatakan apa yang disampaikan Mbah Moen tidak harus menjadi polemik jika semua orang melihat secara utuh doa yang disampaikan kakeknya di depan Capres petahana Joko Widodo

Rojih juga menganggap tidak ada yang salah ketika Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy atu Romi memberitahu Mbah Moen yang kepleset lidah menyebut nama Prabowo saat memimpin doa.

"Langkah Gus Rommy menyampaikan kepada Mbah Moen juga tidak melanggar kesopanan. Justru ini menjaga kehormatan Mbah Moen di depan tamunya, yaitu Pak Jokowi," kata Rohis kepada wartawan, Minggu (3/2/2019).

Rojih mengimbau para Santri untuk turut menjaga suasana Pemilu 2019. Rojih mengatakan para Santri harus tetap menjaga pemilu berjalan kondusif, bermartabat dan beretika.

Sebelumnya, beredar video Mbah Moen yang menyebut nama capres Prabowo dalam doanya. Padahal, sang kiai duduk bersebelahan dengan Jokowi. Doa tersebut dibacakan Mbah Moen dalam bahasa Arab dari sebuah kertas kuning.

"Ya Allah, hadza ar rois, hadza rois, Pak Prabowo ij'al ya ilahana," ujar Mbah Moen dalam rekaman video yang beredar.

Lantaran merasa salah menyebut nama, akhirnya Romi menghampiri Mbah Moen. Mbah Moen tampak meralat doa tersebut dan menyebut nama Jokowi. "Memang pak Jokowi, pak Joko Widodo," kata Mbah Moen.

Mbah Moen mengaku dirinya tak muda lagi lantaran usianya sudah menginjak 90 tahun.

"Jadi kalau saya umur sudah tua, saya umur 90 (tahun).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sebut Menteri Pencetak Utang, Moeldoko: Biar Sri Mulyani yang Jawab

Prabowo Sebut Menteri Pencetak Utang, Moeldoko: Biar Sri Mulyani yang Jawab

News | Senin, 28 Januari 2019 | 14:46 WIB

FaceTime sama Pendukung di London, Prabowo: Datanglah ke TPS, Jangan Lengah

FaceTime sama Pendukung di London, Prabowo: Datanglah ke TPS, Jangan Lengah

News | Minggu, 20 Januari 2019 | 06:00 WIB

Prabowo Ungkit Luas Jateng di Debat, BPN: Itu Majas Hiperbola

Prabowo Ungkit Luas Jateng di Debat, BPN: Itu Majas Hiperbola

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 11:46 WIB

Gaji dan Luas Jateng Diungkit Saat Debat, Begini Respons Ganjar ke Prabowo

Gaji dan Luas Jateng Diungkit Saat Debat, Begini Respons Ganjar ke Prabowo

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 11:16 WIB

Perindo Sebut Prabowo Tebar Kebohongan Selama Debat

Perindo Sebut Prabowo Tebar Kebohongan Selama Debat

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 22:37 WIB

Terkini

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB