Sulit Tangkap Pembakar Kendaraan, Kapolda Jateng Minta Setiap RT Beli CCTV

Senin, 04 Februari 2019 | 23:14 WIB
Sulit Tangkap Pembakar Kendaraan, Kapolda Jateng Minta Setiap RT Beli CCTV
Ilustrasi mobil terbakar. [Twitter/TMCPoldaMetro]

Suara.com - Polisi hingga kini masih kesulitan mengungkap pelaku misterius terkait maraknya kasus pembakaran kendaraan milik warga di Kota Semarang, Jawa Tengah. Alhasil, pelaku tersebut masih berkeliaran untuk melakukan teror pembakaran kendaraan milik warga.

Meski belum terungkap, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono menduga motif di balik teror pembakaran kendaraan bermotor di Jawa Tengah tidak dilatarbelakangi faktor ekonomi dan dendam pribadi dari pelaku tersebut.

"Bertujuan membuat resah masyarakat Kota Semarang. Tidak ada materi yang diambil oleh pelaku. Tidak ada latar belakang dendam pribadi, korbannya mengaku tidak ada yang punya musuh," kata Condro Kirono, Senin (4/2/2019).

Condro menambahkan, pelaku teror pembakar kendaraan selama ini menyasar korban kelas menengah ke bawah. Beraksi di lingkungan dengan tingkat pengamanan rendah dan tanpa dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.

Terkait hal ini, Condro meminta masyarakat untuk mangaktifkan kembali siskampling, memasang portal dengan menerapkan sistem satu pintu keluar dan masuk saat malam. Termasuk diimbau memasang kamera CCTV.

"CCTV itu manfaatnya banyak, setiap RT bisa pasang satu kamera. Tadi saya cek di Google harga kamera CCTV itu cuma Rp 228 ribu," tutur Condro.

Setidaknya, ada 17 kasus di Kota Semarang terkait teror pembakaran kendaraan milik warga. Kecamatan Ngaliyan menyumbang jumlah terbanyak dengan 5 kejadian. Sebanyak 11 mobil dan 10 sepeda motor menjadi korban.

Selain pengamanan swadaya masyarakat, Polda Jateng turut memperbantukan sebanyak 450 personel ke Polrestabes Semarang.

"450 personil Polda diperbantukan ke Polrestabes Semarang. Kita bentuk satuan tugas (Satgas) untuk memberantas aksi teror ini. Satgas di bawah pimpinan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng," ucap Condro.

Baca Juga: BPN: UU ITE Kerap Dipakai Pejabat Negara untuk Mengkriminalisasi Masyarakat

Terpisah, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyanggupi akan memasang kamera CCTV di beberapa titik di tingkat RT dan kelurahan.

"Pertama portal tiap wilayah diaktifkan kembali, lalu CCTV akan kita penuhi dalam beberapa waktu ke depan," kata Hendrar Prihadi, Senin (4/2/2019).

Hendi, sapaan walikota, juga meminta masyarakat terlibat langsung dalam pengamanan di lingkungannya masing-masing.

"Pembahasan sudah sampai Forkompinda untuk kasus pembakaran kendaraan bermotor. Tapi yang utama kuncinya kebersamaan masyarakat, Insyaallah kasus ini akan cepat terungkap dan terselesaikan," tukas Hendi.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI