#TerimaKasihGusDur Jadi Topik Populer saat Perayaan Imlek 2019

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 05 Februari 2019 | 13:24 WIB
#TerimaKasihGusDur Jadi Topik Populer saat Perayaan Imlek 2019
Patung masa kecil KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur) di Taman Amir Hamzah, Jakarta, Senin (27/4).

Suara.com - Jagat media sosial diramaikan tagar #TerimakasihGusDur tepat pada hari perayaan Imlek 2019 alias Tahun Baru China, Selasa (5/2/2019).

Tagar ini langsung menduduki posisi ke-5 dalam deretan topik terpopuler yang hangat dibicarakan di Indonesia sepanjang perayaan Imlek.

Sosok Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, sangat melekat dalam ingatan masyarakat, terutama warga etnis Tionghoa di Indonesia pada perayaan Imlek.

Sebab,  berkat perjuangan Gus Dur, warga Tionghoa dapat kembali bebas mengekspresikan diri merayakan Imlek di muka umum.

“Tidak penting apa pun agama atau sukumu, kalau kamu bisa berbuat baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu,” demikian penggalan ucapan Gus Dur kala itu, yang begitu melekat erat dalam memori warga Tionghoa.

Warga keturunan Tionghoa melakukan sembahyang Tahun Baru Imlek 2570 di Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta, Selasa (5/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Warga keturunan Tionghoa melakukan sembahyang Tahun Baru Imlek 2570 di Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta, Selasa (5/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Kembali ke era Orde Baru, Soeharto yang menjadi presiden kala itu melarang berbagai aktivitas keagamaan warga Tionghoa.

Soeharto mengeluarkan Inpres Nomor 16/1967 tentang Larangan Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat China.

Berbagai perayaan Imlek dan Cap Go Meh dilarang keras dihelat di muka umum. Warga Tionghoa hanya diperbolehkan merayakan Imlek secara sembunyi di dalam rumah.

Bahkan, untuk menjalani ritus ibadah pun mereka hanya boleh melakukannya di dalam rumah secara perorangan.

Selama puluhan tahun warga Tionghoa harus menelan pil pahit kenyataan kebijakan rasisme Soeharto. Angin segar baru dirasakan saat rezim Orde Baru telah berganti memasuki era reformasi.

K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (Pemerintah RI/Wikimedia commons)
K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (Pemerintah RI/Wikimedia commons)

Di bawah kepemimpinan Gus Dur, pemerintah mencabut Inpres Nomor 16/1967 itu dan membebaskan warga etnis Tionghoa berekspresi saat perayaan Imlek.

Hari Imlek dijadikan sebagai hari libur, artinya hanya berlaku bagi warga yang merayakannya saja. Sejak saat itu, perayaan Imlek dibuka sebebas-bebasnya.

Warga Tionghoa bebas menggelar pertunjukan Barongsai di depan umum, dan memasang pernak-pernik Imlek di muka rumah.

Jasa Gus Dur inilah yang sangat melekat kuat di hati para warga beretnis Tionghoa. Setiap Perayaan Imlek tiba, warga etnis Tionghoa selalu menyisipkan doa-doa untuk mendiang Gus Dur yang telah berjasa mengakui keberadaan mereka.

“Diskriminatif terhadap etnis Tionghoa di zaman Orde Baru berhasil dihilangkan oleh Gus Dur. Kini, etnis Tionghoa bisa menikmati hak yang sama di Indonesia dalam merayakan hari rayanya. #TerimakasihGusDur,” tulis pemilik akun @mimihperihh di media sosial Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Fakta Menarik Seputar Imlek yang Jarang Diketahui

5 Fakta Menarik Seputar Imlek yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Selasa, 05 Februari 2019 | 10:33 WIB

Tahun Baru Imlek, Delon Thamrin Bersyukur Dikasih Kesehatan

Tahun Baru Imlek, Delon Thamrin Bersyukur Dikasih Kesehatan

Entertainment | Selasa, 05 Februari 2019 | 10:15 WIB

Tahun Baru Imlek 2019, Boy William : yang Penting Kumpul!

Tahun Baru Imlek 2019, Boy William : yang Penting Kumpul!

Entertainment | Selasa, 05 Februari 2019 | 09:44 WIB

Doa Imlek Kaum Tionghoa: Semoga Pilpres 2019 Lacar, Tak Ada Perselisihan

Doa Imlek Kaum Tionghoa: Semoga Pilpres 2019 Lacar, Tak Ada Perselisihan

News | Senin, 04 Februari 2019 | 16:51 WIB

2 Ton Kue Keranjang Dipesan dari Yogyakarta, Harganya Rp 40.000 Per Kg

2 Ton Kue Keranjang Dipesan dari Yogyakarta, Harganya Rp 40.000 Per Kg

Bisnis | Senin, 04 Februari 2019 | 16:01 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB